Aksi Profit Taking Investor Berlanjut, IHSG Sesi I Turun 4,612 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Jumat (11/3) ditutup di posisi 4.788,59 poin, turun 4,612 poin (0,096%) dari 4.793,20 poin, Kamis (10/3). Hal ini seiring penurunan harga saham 137 emiten dari 358 emiten yang sahamnya diperdagangkan pada sesi pertama hari ini.

 

Investor kembali melakukan profit taking terhadap sejumlah saham unggulan. Faktor akhir pekan mendorong investor merealisasikan keuntungan jangka pendek di BEI. Namun, tekanan jual pemodal itu tampak hanya sementara karena potensi penguatan kembali indeks maupun harga saham masih terbuka, setidaknya pada bulan Maret ini.

 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten yang harga sahamnya turun pada sesi pertama hari ini antara lain H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan Astra International Tbk (ASII).

 

Menurut data BEI, saham Cardig Aero Services Tbk (CASS) mengalami penurunan harga terbesar, 10% menjadi Rp1.125 per unit. Sedangkan saham Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 20,17% menjadi Rp143 per unit.

 

Aadapun total volume saham yang berhasil dipindahtangankan pada sesi I Jumat ini sebanyak 2,292 miliar unit senilai Rp2,849 triliun dengan frekuensi 121.933 kali transaksi. Investor asing mencatat pembelian bersih sebesar Rp42,461 miliar. (*)