Aksi Beli Investor Atas Saham Unggulan Berlanjut, IHSG Sesi I Senin Ditutup Naik 22,985 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Senin (29/2) ditutup naik 22,985 poin (0,486%) menjadi 4.756,13 poin dari penutupan Jumat (26/2), 4.733,15 poin. Ini seiring peningkatan harga saham 125 dari 344 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI pada sesi pertama hari ini.
Investor kembali melanjutkan perburuan atas saham ungggulan berkapitalisasi pasar besar di BEI. Sentiment beli pemodal terutama menyentuh saham emiten mencatat pertumbuhan kinerja pada 2015. Selain itu, investor juga memanfaatkan momentum positif bursa global dan regional untuk meningkatkan investasinya terhadap saham blue chips berkinerja solid pada tahun 2015 silam.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), peningkatan harga saham ini meliputi emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang ditutup pada harga Rp45.150 per unit, naik sekitar 2,85% dari harga penutupan Jumat (26/2) sebesar Rp43.900 per unit.
Selain itu, harga saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik sebesar 0,69% ke lwvwl Rp10.925 pwe unit, dan Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik sekitar 0,37% menjadi Rp13.400 per unit.
Pada sesi pertama perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEDI) Senin (29/2), emiten yang harga sahamnya mencatat kenaikan tertinggi adalah Trimegah Securities Tbk (TRIM), yaitu 24% menjadi Rp62, dari harga penutupan Jumat (26/2) sebesar Rp50 per unit. Sementara saham Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) mengalami penurunan harga terbesar, yaitu 9,84% jadi Rp55 per unit. (*)

