Asing Beli Saham Rp2,336 Triliun, IHSG Ditutup Naik 74,826 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini cukup marak dan bergairah. Ini terlihat dari tingginya animo beli asing terhadap sejumlah saham emiten yang mencatat kinerja keuangan solid pada 2015.

Pelaku pasar percaya, dengan laba yang tumbuh, para emiten akan membagikan dividen cukup bsar kepada pemegang sahamnya.

Tercatat, transaksi beli investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/2) mencapai Rp2,336 triliun, sedangkan transaksi jual sebesar Rp2,183 triliun. Dengan demikian transaksi beli bersih investor asing di BEI hari ini mencapai Rp152,870 miliar.

Peningkatan pembelian bersih investor asing tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI, Jumat (26/2), naik 74,826 poin (1,606%) menjadi 4.733,149 poin dari 4,658,8332 poin, Kamis (25/2). Adapun total volume perdagangan di BEI mencapai 4,099 miliar saham senilai Rp5,174 triliun dengan frekuensi 222.783 kali transaksi.

Kenaikan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun menjadi pendorong utama peningkatan IHSG pada akhir pekan ini. Emiten tersebut adalah HM Samporna (HMSP) yang harga sahamnya naik Rp1.675 menjadi Rp109.975 per unit, berikut Unilever Indonesia (UNVR) dengan kenaikan harga sebesar Rp1.175 menjadi Rp43.900 per unit, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp10 ke Rp3.310 per unit.

Adapun harga saham Bank Central Asia (BBCA) naik Rp275 menjadi Rp13.350 per unit, Astra International (ASII) meningkat Rp375 ke level Rp6.800 per unit, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp400 menjadi Rp10.850 per unit, saham Bank Mandiri naik Rp150 ke Rp9.475 per unit, dan saham Gudang Garam naik Rp1.200 ke Rp63.000.