Sesi Pertama Selasa Ini, IHSG Ditutup Turun 33,079 Poin
Perdagangan saham sesi pertama, Selasa ini diwarnai aksi profit taking investor terhadap sebagian saham berkapitalisasi pasar besar BEI. Pelaku pasar cenderung merealisasikan keuntungan jangka pendek terhadap saham emiten yang harganya sudah naik tinggi. Hal ini mengakibatkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I, Selasa (23/2) ditutup turun 33,079 poin (0,703%) menjadi 4.675,541 poin.
Penurunan indeks tersebut terutama karena dipicu oleh merosotnya harga beberapa saham berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun. Emiten tersebut, antara lain, Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Astra International Tbk (ASII), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan saham Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Pada perdagangan sesi pertama Selasa ini, tercatat harga saham HMSP turun sebesar Rp600 menjadi Rp107.775 per unit, BBCA turun sebesar Rp25 jadi Rp13.150 per unit, ASII turun Rp250 menjadi Rp6.500 per unit, BBRI turun Rp375 ke level Rp10.600 per unit, dan saham BMRI turun sebesar Rp175 menjadi Rp9.225 per unit.
Dari 344 saham yang diperdagangkan di BEI pada sesi pertama Selasa ini, tercatat 179 saham turun, sedangkan 85 dan 80 saham lainnya, masing-masing ditutup stagnan dan naik. Total volume saham yang diperjualbelikan pada sesi I ini mencapai 2,261 miliar unit senilai Rp2,748 triliun dengan frekuensi perdagangan 138.400 kali transaksi. (*)

