Harga Saham Blue Chips Menguat Dorong IHSG Sesi I Naik 23,176 Poin
Penguatan harga saham 149 dari 333 emiten yang sahamnya ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 23,176 poin (0,492%) ke posisi 4.737,57 poin pada sesi pertama, Senin (15/2), dari IHSG penutupan, Jumat (12/2), sebesar 4.714,39 poin.
Kenaikan indeks tersebut dipicu oleh beberapa dari emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun yang harga sahamnya ditutup meningkat pada sesi pertama Senin ini, yaitu Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Pada sesi pertama Senin ini, harga saham HMSP ditutup di level Rp107.075, naik sebesar 1,3% dari harga penutupan Jumat (12/2) sebesar Rp105.700 per unit. Adapun harga saham UNVR meningkat 1,03% menjadi Rp41.525, BBCA naik 0,75% ke Rp13.375, BBRI naik 0,21% ke Rp11.825, dan harga TLKM naik 0,76% jadi Rp3.310 per saham.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 33,93% menjadi Rp75 dari harga penutupan Jumat (12/2) sebesar Rp56 per unit. Sedangkan emiten yang harga sahamnya mengalami penurunan terbesar adalah Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR), yaitu 10% menjadi Rp1.080 per unit. (*)

