London FTSE Melemah 30,86 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 30,86 poin, atau sekitar 0,45 persen, pada Kamis (1/12/2016) dari sesi sebelumnya, menjadi 6.752,93.

Seperti dilansir BBC News, nilai tukar pound sterling sempat naik 1,1 persen setelah Brexit Secretary David Davis menyebutkan Inggris mempertimbangkan melakukan pembayaran kepada Uni Eropa untuk mendapat akses terhadap pasar Uni Eropa.

Pound kemudian berakhir dengan penguatan 0,63 persen terhadap dolar Amerika Serikat, menjadi US$1,2586 per pound. Sedangkan terhadap euro naik 0,24 persen menjadi 1,1839 euro per pound.

Saham perusahaan-perusahaan minyak naik, terus terpengaruh penetapan kesepakatan pengurangan produksi minyak mentah oleh OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries). Saham British Petroleum naik 2,31 persen dan saham Royal Dutch Shell meningkat 2,8 persen.

Setelah sempat meningkat sekitar 10 persen pada Rabu (30/11/2016) setelah pengumuman kesepakatan oleh OPEC, harga minyak mentah meneruskan peningkatan pada Kamis, dengan harga minyak mentah Brent naik 4,3 persen menjadi US$54,05 per barel.

Saham Daily Mail dan General Trust naik 2,95 persen setelah melaporkan peningkatan laba tahunan 14 persen menjadi 247 juta pound, dengan peningkatan pendapatan sebesar 4 persen menjadi 1,9 miliar pound.

Seperti di Inggris, bursa-bursa utama lainnya di Eropa juga mengalami pelemahan pada Kamis. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 106,25 poin, atau sekitar 1,00 persen, menjadi 10.534,05. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 19,00 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 8.699,20. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 17,73 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 4.560,61.