Pound Anjlok, London FTSE Melemah 33,29 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Pound sterling anjlok ke nilai tukar terendah dalam 31 tahun terakhir terhadap dolar Amerika Serikat pada Kamis (6/10/2016) setelah kekhawatiran ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ melanda investor. Pound diperdagangkan US$1,2649 per pound, turun 0,8 persen, setelah sempat mencapai level terendah sejak 1985.

Pound turun lebih dari 2,5 persen pekan ini sejak Perdana Menteri Inggris Theresa May menyebutkan akhir pekan lalu bahwa ia akan mulai menjalankan prosedur ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ pada Maret tahun depan.

Pound juga melemah terhadap euro, sekitar 0,2 persen menjadi 1,1327 euro per pound, setelah sempat mencapai level terendah dalam lima tahun.

Anjloknya pound, seperti dilansir BBC News, membuat indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 33,29 poin, atau sekitar 0,47 persen, dari sesi sebelumnya pada Kamis, menjadi 6.999,96.

Saham Easyjet terkena dampak pelemahan pound, turunnya nilai tukar terhadap dolar AS membuat tambahan pengeluaran 90 juta pound sterling tahun ini bagi maskapai penerbangan tersebut. Akibatnya saham Easyjet merosot 6,93 persen, menjadi saham dengan predikat top loser.

Sedangkan saham-saham yang mengalami peningkatan tertinggi adalah saham TUI yang naik 1,35 persen dan saham Carnival yang meningkat 1,22 persen.

Sementara itu indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 16,98 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 10.568,80 pada Kamis. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 20,90 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 8.757,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 9,85 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 4.480,10.