Pound Terus Tertekan, London FTSE Melemah 41,09 Poin
Pasardana.id - Nilai tukar pound sterling terus tertekan setelah kekhawatiran akan proses berlangsungnya ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ berlanjut. Seperti dilaporkan BBC News, pound diperdagangkan US$1,2758 per pound pada Rabu (5/10/2016), setelah sempat mencapai nilai tukar terendah dalam 31 tahun US$1,27 per pound sehari sebelumnya.
Pound pada Rabu juga mencapai nilai tukar terendah terhadap euro dalam lima tahun terakhir, yaitu 1,1382 euro per pound.
Dampak pelemahan pound menyebabkan indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 41,09 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 7.033,25 pada Rabu.
Saham Tesco menjadi saham yang paling menarik perhatian para investor di lantai bursa London. Saham jaringan supermarket ritel tersebut naik 9,70 persen setelah melaporkan peningkatan penjualan tiga kuartal beruntun dan mengumumkan rencana untuk menaikkan margin keuntungan.
Sementara itu di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, indeks Dax 30 melemah 33,83 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 10.585,78. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, naik 9,30 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 8.778,30. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, turun 13,14 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 4.489,95.

