Pound Anjlok, London FTSE Capai Level Penutupan 7.074,34
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 90,82 poin, atau sekitar 1,30 persen, dari sesi sebelumnya pada Selasa (4/10/2016), menjadi 7.074,34. Level penutupan tersebut mendekati rekor penutupan sepanjang masa 7.104,34, yang tercapai April 2015.
Sebelum penutupan, angka indeks sempat mencapai rekor level baru 7.122. Namun angka indeks merosot jelang penutupan.
Seperti dikutip The Guardian, para analis menyebut pasar saham bereaksi kuat terhadap kekhawatiran bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May menjalankan ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ atau keluarnya Negeri Ratu Elizabeth dengan hanya kesepakatan perdagangan dasar yang akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi dan jumlah lapangan pekerjaan di Inggris terpangkas.
Kekhawatiran yang ada telah membuat pound sterling anjlok ke level terendah dalam 31 tahun terakhir. Nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat mencapai US$1,27 per pound.
Saham-saham dengan pendapatan dalam dolar AS, seperti British Petroleum, Shell, Anglo American, BHP Billiton, dan HSBC diperkirakan akan menikmati peningkatan keuntungan tahunan dengan anjloknya pound.
Seperti di Inggris, bursa-bursa utama Eropa juga berakhir dengan angka hijau pada Selasa. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melejit 108,59 poin, atau sekitar 1,03 persen, menjadi 10.619,61. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 17,40 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 8.769,00. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, mengalami kenaikan 49,53 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 4.503,09.

