ANALIS : Belum Ada Katalis Positif, IHSG Diprediksi Melemah
Pasardana.id - Dalam paparan risetnya, Research & Analyst PT Corfina Capital, Putu Wahyu Suryawan kepada Pasardana.id, di Jakarta, Rabu (5/10/2016) mengungkapkan bahwa pada perdagangan kemarin Selasa, 04 Oktober 2016 Indeks Harga Saham Gabungan tercatat mengalami penguatan sangat tipis +8.402 poin atau +0.154% pada level 5,472.317.
Menurutnya, apabila dilihat dari pergerakan harian, IHSG cenderung tertahan pada resistance 5,482 dan selanjutnya berkonsolidasi sehingga tercatat menguat tipis pada akhir sesi perdagangan.
ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Memang belum terlihat katalis positif yang mampu menopang penguatan IHSG lebih lanjut, lebih dari itu Bursa Wall Street juga mengalami pelemahan seiring menguatnya spekulasi akan kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat pada bulan Desember 2016,ââÅ¡¬ jelas Putu.
Adapun dari dalam negeri, lanjut Putu, penerimaaan Tax Amnesty pada periode II tercatat sebesar 89.9 Triliun atau 54.42% dari target pemerintah yang sebesar 165 Triliun, Harta yang terdeklarasi telah mencapai 3,654 Triliun atau sebesar 91.35% dari target pemerintah yang sebesar 4,000 Triliun. Sedangkan dana repatriasi masih sebesar 137 Triliun atau sebesar 13.70% dari target pemerintah yang sebesar 1,000 Triliun.
ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Berdasarkan data ââÅ¡¬“ data diatas baik fundamental maupun teknikal maka pada perdagangan hari ini kami memperkirakan bahwa IHSG akan mengalami pelemahan seiring dengan pelemahan bursa Wall Street dan pelemahan harga minyak mentah dunia,ââÅ¡¬ tuturnya.
Ditambahkan, pernyataan dari Gubernur The Fed dan Bank Sentral Eropa yang berupaya mengurangi stimulus ekonomi juga akan menjadi fokus investor di Indonesia saat ini.
Selain itu dari dalam negeri belum rilis data ekonomi yang cukup positif. ââÅ¡¬ÃƒÆ’…IHSG diperkirakan akan bergerak pada range harga 5,400 ââÅ¡¬“ 5,475,ââÅ¡¬ tandasnya.

