London FTSE Menguat Terdongkrak Saham Pertambangan

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris menguat 53,11 poin, atau sekitar 0,75 persen, dari sesi sebelumnya  pada Senin (10/10/2016), menjadi 7.097,50. Seperti dilansir BBC News, angka indeks terdongkrak peningkatan saham perusahaan-perusahaan pertambangan.

Saham BHP Billiton dan Vedanta Resources mengalami peningkatan tertinggi. Masing-masing mengalami kenaikan 2,8 persen dan 4 persen.

Saham perusahaan-perusahaan pertambangan menguat dipicu anjloknya pound sterling, karena perusahaan-perusahaan tersebut meraih pendapatan terbesarnya dari luar negeri. Pound yang nilai tukarnya lebih lemah berarti jumlah pendapatan lebih besar dari mata uang asing.

Pound mencapai nilai tukar US$1,23950 per pound, turun 0,3 persen. Sedangkan terhadap euro dipertukarkan 1,1100 euro per pound, turun 0,07 persen.

Dalam perdagangan di lantai bursa London, saham Rolls Royce naik 1,3 persen setelah status sahamnya ditingkatkan. Saham sektor konstruksi mengalami penurunan terbesar, dengan saham Travis Perkins, Taylor Wimpey, dan Persimmon merosot 2,6 persen, 2,6 persen, dan 3 persen.

Seperti di Inggris, bursa utama Eropa lainnya berakhir dengan penguatan pada Senin. indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melesat naik 133,22 poin, atau sekitar 1,27 persen, menjadi 10.624,08. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 77,20 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 8.701,50. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menguat 47,35 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 4.497,26.