Rahasia Miliuner Dunia #5: Miliuner Mau Belajar dan Mau Diajar

foto : ilustrasi (ist)

"An investment in knowledge pays the best interest." - Benjamin Franklin

Baik di depan maupun dibelakang, anda pasti akan membayar. Inilah setidaknya suatu pendapat yang sangat menarik untuk dibahas.

Apakah kita mau berinvestasi dan menginvestasikan waktu kita untuk belajar maupun mendalami sesuatu ketika mau memulai sebuah investasi. Atau langsung coba-coba saja dan berharap mujur untuk untung ketika berinvestasi, namun biasanya justru mengalami kerugian akibat minimnya pengetahuan yang kita ketahui. Itulah harga yang harus kita bayar.

Sebuah investasi dalam pengetahuan yang kita lakukan diawal untuk melakukan sesuatu biasanya akan memberikan imbal hasil yang terbaik. Apakah anda setuju?

Bila sebuah tindakan coba-coba dan berakhir pada kerugian adalah sebuah pembayaran yang kita lakukan dibelakang, biasanya akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan kita membayarnya di depan untuk belajar terlebih dahulu.

Baiklah hal apa sajakah yang perlu dipelajari untuk bisa memulai investasi? Hal terpenting yang menurut saya setiap orang harus pelajari dan ketahui bahwa investasi kadang bukanlah masalah uang, namun masalah kedisiplinan.

Banyak orang bermasalah dengan mendengar investasi, karena pemikirannya adalah uang besar dan mahal untuk dipelajari, hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar.

Misalkan ketika kita ingin memulai berinvestasi pada saham, hal utama adalah pemahaman kita mengenai dunia investasi pada saham dan mampu membedakannya dengan berdagang saham.

Misalkan anda juga ingin memulai berinvestasi pada reksa dana, hal utama adalah pemahaman kita bahwa reksa dana ada beberapa jenis dan setiap jenisnya akan memiliki kriteria resiko dan waktu yang berbeda-beda.

Apakah anda tau, bahwa memulai investasi pada saham bisa dimulai dari Lima Ribu Rupiah? Dan investasi pada reksa dana juga dimulai dari Seratus Ribu Rupiah?

Hal menarik lainnya adalah ketika anda ingin mempelajari sebuah metode yang relative tidak mendatangkan kerugian pada berinvestasi, ternyata caranya sangat mudah. Apakah itu?

Ya caranya adalah tetap teratur dan disiplin membelinya sampai waktu yang telah anda tentukan, dan ketika kondisi perekonomian memburuk justru bukannya menghentikan pembelian namun menambah jumlah dana yang kita investasikan.

Disinilah pengetahuan kita akan mempelajari masa yang lalu sebagai keputusan berinvestasi kedepan sangat pentin untuk kita ketahui, yakini dan miliki.

Sebab investasi adalah sebuah hal yang bertumbuh bukan?

Ryan Filbert merupakan praktisi dan inspirator investasi Indonesia. Ryan memulai petualangan dalam investasi dan keuangan semenjak usia 18 tahun. Aneka instrumen dan produk investasi dijalani dan dipraktikkan, mulai dari deposito, obligasi, reksa dana, saham, options, ETF, CFD, forex, bisnis, hingga properti. Semenjak 2012, Ryan mulai menuliskan perjalanan dan pengetahuan praktisnya. Buku-buku yang telah ditulis antara lain:Investasi Saham ala Swing Trader Dunia, Menjadi Kaya dan Terencana dengan Reksa Dana, Negative Investment: Kiat Menghindari Kejahatan dalam Dunia Investasi, dan Hidden Profit from The Stock Market, Bandarmology , dan Rich Investor from Growing Investment.
Di tahun 2015 Ryan Filbert menerbitkan 2 judul buku terbarunya berjudul Passive Income Strategy dan Gold Trading Revolution. Ryan Filbert juga sering memberikan edukasi dan seminar baik secara independen maupun bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).