Memulai investasi bagi pemula bag. 2

Berinvestasi Reksa Dana mudah dan menguntungkan

By Ryan Filbert*
@RyanFilbert

 

Semua hal akan menjadi terlihat sangat sulit sebelum kita memulainya. Apalagi bila harus dituliskan menjadi sebuah buku panduan. Coba bayangkan bagaimana menyeramkannya sebuah proses mengendarai mobil bagi seseorang yang baru saja ingin belajar mengendarai?

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Mulailah dengan membuka kunci mobil, perhatikan bahwa alarm kendaraan telah mati dengan sempurna, masukkan kunci kendaraan pada tempatnya, pastikan perseneling kendaraan dalam posisi netral, staterlah kendaraan Anda, lepaskan rem tangan, masukkan perseneling pada posisi 1 sambil menginjam dalam pedal kopling, lepaskan pedal kopling secara perlahan sambil menekan gas secera kecil perlahan, perhatikan tatapan mata ke depan dan lihatlah kaca spion kiri dan kanan, dan selamat berkendara pertama kali!ââÅ¡¬

Sangat panjang bukan? Namun apakah hal itu lebih sulit dibaca atau dipraktekan? Rupanya bagi yang telah bisa mengendarai kendaraan, akan lebih mudah mempraktekannya dibandingkan harus membaca paragraf diatas, betul?

Sama halnya dengan banyak orang yang berpikir sulit mengenai cara memulai investasi pada reksa dana, ketakutan terbesar seseorang dalam memulai investasi adalah takut menelan kerugian, sama seperti pertama kali mengendarai kendaraan takut jatuh maupun menabrak.

Reksa dana adalah salah satu instrument investasi termudah yang ada, selain termudah juga termurah karena dapat dimulai dengan ratusan ribu rupiah saja dan baik membeli dalam jumlah sedikit maupun banyak memiliki hak dan potensi yang sama!

Langkah memiliki reksa dana adalah dengan memilih produk reksa dana yang mana yang Anda inginkan dan mengisi beberapa lembar formulir serta menyetorkan sejumlah uang maka selamat Anda sudah berhasil berinvestasi!

Hal terpenting dalam memilih reksa dana sebagai alat investasi Anda adalah reksa dana yang manakah yang tepat untuk Anda miliki dan rencana diawal Anda untuk memulai investasi sebesar berapa.

Mengapa? Karena setiap produk reksa dana memiliki manager investasi atau pengelola yang berbeda, dengan memilih yang tidak sesuai dengan harapan Anda, maka sama dengan memilih kendaraan namun berbeda spesifikasi dengan harapan Anda!

Oleh karena itulah pelajarilah dengan baik semua ketentuan pada sebuah reksa dana dalam buku manual reksa dana yang dikenal dengan prospektus reksa dana. Setiap reksa dana akan memiliki prospectus yang memuat informasi produk tersebut secara lengkap dan transparan.

Setelah Anda membaca prospektus maka Andapun berhak untuk bisa mempelajari laporan reksa dana secara terkini, yang disebut dengan fund fact sheet. Dimana laporan ini adalah sebuah laporan terkini dari reksa dana yang menggambarkan keadaannya secara lengkap dan transparan juga.

Sama seperti ketika Anda ingin memiliki sebuah televisi di rumah, bandingkan kinerja reksa dana yang satu dengan yang lain maka Anda akan melihat reksa dana mana yang memiliki kinerja lebih baik.

Selain itu carilah informasi tambahan mengenai sebuah reksa dana dengan mengakses portal informasi reksa dana yang telah memberikan ringkasan kinerja dengan membandingkan satu dengan yang lainnya.

Reksa dana memiliki 4 varian yaitu reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. Dimana ke 4 reksa dana memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Perbedaan mendasarnya adalah setiap jenis dikelola pada instrument yang berbeda, misalnya reksa dana pendapatan tetap dimana dananya dikelola mayoritas pada surat hutang, sehingga manager investasi sang supir dari kendaraan reksa dana, akan memilihkan surat-surat hutang yang tepat sesuai dengan analisa dan proyeksi terbaik manager investasi tersebut.

Dan perbedaan antara ke 4 jenis tersebut juga terletak pada ââÅ¡¬ÃƒÆ’…kecepatannyaââÅ¡¬, dimana kendaraan reksa dana pasar uang lebih lambat dibandingkan pendapatan tetap, bila diurutkan maka pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham adalah yang tercepat.

Tercepat dalam hal apa? Reksa dana saham yang dikelola pada saham tentunya memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan reksa dana pasar uang yang investasinya fokus pada surat hutang yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun, dimana saham memiliki resiko lebih besar sehingga lebih memiliki potensi keuntungan yang lebih besar.

Bila Anda menginginkan investasi jangka pendek 1-2 tahun maka pilihan yang lebih bijak adalah menghindari diri dari kendaraan ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“cepatââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ yang memiliki resiko lebih besar seperti reksa dana saham dan campuran. Sedangkan bila berinvestasi dengan tujuan jangka panjang diatas 5 tahun maka reksa dana pasar uang menjadi pilihan yang tidak tepat karena hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan deposito pada bank.

Berinvestasi tidak juga selalu membicarakan masalah keuntungan, namun kita juga perlu memahami resiko-resiko apa yang dapat muncul.

 

 

*Ryan Filbert is an Indonesian investment practitioner and motivator. Ryan started his journey in investment and finance world since 18 year old. He tried various investment instruments and products from time deposit, bonds, mutual fund, stock, options, ETF, CFD, forex, business, until real-estate. Since 2012, Ryan started to write his journey and practical knowledge into books. Books that he has written are: Stock Investment like WorldââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢s Swing Traders, Being Prosperous and Planned with Mutual Funds, Negative Investment: How to Avoid Crime in Investment World, and Hidden Profit from The Stock Market, Bandarmology, and Rich Investor from Growing Investment. In 2015, Ryan Filbert released two of his newest books titled Passive Income Strategy and Gold Trading Revolution.