Indeks Kospi Turun 0,85 Persen

Oleh: Rezy

15 September 2026, 14:43
Indeks Kospi Turun 0,85 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 57,11 poin, atau sekitar 0,85 persen, pada Selasa (15/9/2026), menjadi 6.627,26.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 274 juta saham senilai 16,2 triliun won atau sekitar US$11,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 621 berbanding 253.

Angka indeks turun untuk sesi keempat beruntun dipicu ketidakpastian kondisi ekonomi makro dan kekhawatiran terjadinya pengembangan AI terlalu cepat.

“Meski tidak ada faktor-faktor negatif yang baru, para investor tampaknya sensitif terhadap ketidakpastian kondisi eksternal, seperti suku bunga dan peningkatan harga minyak dunia,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel meraup saham senilai 833,13 miliar won, sedangkan investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 2,48 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,2 persen dan 0,41 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace dan LIG Defense & Aerospace masing-masing terjun 6,51 persen dan 4,82 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing melonjak 3,98 persen dan 2,82 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 12,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.359,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 77,4 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 8.672,5. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 21,05 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 3.864,28. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 250,36 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 24.667,24.

Berita Terkini

See More