Indeks Kospi Turun 0,25 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 17,72 poin, atau sekitar 0,25 persen, pada Kamis (10/9/2026), menjadi 7.033,92.
Volume perdagangan moderat mencapai 418,4 juta saham senilai 28,19 triliun won atau sekitar US$21 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 443 berbanding 416.
Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi melemah dipicu lonjakan harga minyak dunia yang mencuatkan kekhawatiran inflasi.
Investor asing melepas saham senilai 2,49 triliun won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 461,46 miliar won dan 362,18 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,19 persen dan 0,16 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan minyak SK Innovation masing-masing merosot 1,62 persen dan 0,26 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing naik 0,26 persen dan 1,91 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 3,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.339,2 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,72 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 92 poin, atau sekitar 1,03 persen, menjadi 8.819,4. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 17,1 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 3.934,4. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 320,49 poin, atau sekitar 1,27 persen, menjadi 24.954,47.



