PT Indospring Tbk|INDS|pangkas modal anak usaha|anak usaha|PT Indobaja Primamurni (IBPM)|porsi kepemilikan saham|PT Indra Putra Mega

Indospring Pangkas Modal Anak Usaha, Rp19,3 Miliar Mengalir Kembali ke Perseroan

Oleh: Tri

20 Agustus 2026, 16:06
Indospring Pangkas Modal Anak Usaha, Rp19,3 Miliar Mengalir Kembali ke Perseroan

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.idPT Indospring Tbk (IDX: INDS) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sehubungan Penurunan Modal Entitas Anak Perseroan, PT Indobaja Primamurni (IBPM).

Melansir keterbukaan informasi BEI, Kamis (20/8) disebutkan, sehubungan dengan keterbukaan informasi Perseroan pada tanggal 4 Juni 2026 nomor 142/ISP-CorSec/VI/2026 atas penurunan modal dasar dan modal disetor pada entitas anak, yaitu PT Indobaja Primamurni (IBPM) dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No. AHU0077057.AH.01.02.Tahun 2026 tanggal 19 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diterima oleh Perseroan dari Notaris pada tanggal 19 Agustus 2026.

“Atas keputusan tersebut, maka Perseroan telah menerima pengembalian setoran modal dari IBPM sebesar Rp 19,3 miliar (atau setara 96,5% kepemilikan saham),” tulis Bob Budiono selaku Direktur PT Indospring Tbk.

Ditambahkan, dengan adanya penurunan modal dimaksud, maka struktur kepemilikan saham pada PT Indobaja Primamurni tidak mengalami perubahan secara persentase kepemilikan.

Sehingga susunan Pemegang Saham IBPM sebelum dan setelah penurunan modal disetor menjadi sebagai berikut:

Sebelum penurunan modal:

-PT Indospring Tbk sebanyak 33.775.000 lembar saham (96,5%) atau sebesar Rp33.775.000.000.

-PT Indra Putra Mega sebanyak 1.225.000 lembar saham (3,5%) atau sebesar Rp1.225.000.000.

Total saham sebanyak 35.000.000 lembar (100%) atau senilai Rp 35.000.000.000.

Setelah penurunan modal disetor:

-PT Indospring Tbk sebanyak 14.475.000 lembar saham (96,5%) atau sebesar Rp14.475.000.000

-PT Indra Putra Mega sebanyak 525.000 lembar saham (3,5%) atau sebesar Rp525.000.000.

Total saham sebanyak 15.000.000 lembar (100%) atau senilai Rp 15.000.000.000.

“Perseroan akan memanfaatkan pengembalian modal tersebut untuk memperkuat struktur arus kas Perseroan,” tandas Bob Budiono.

Berita Terkini

See More