ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Oleh: Corri

Foto : istimewa
Pasardana.id - ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX: MORA) dalam ajang MWC Shanghai 2026 untuk menjajaki kerja sama dalam pengembangan dan perluasan layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH) bagi pelanggan residensial dan korporasi di seluruh Indonesia.
Kolaborasi ini merupakan respons terhadap pesatnya pertumbuhan kebutuhan akan konektivitas broadband yang telah menjadi salah satu fondasi utama pendorong ekonomi digital Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen kedua perusahaan untuk bersama-sama memperkuat infrastruktur digital nasional.
MoraRepublic merupakan perusahaan infrastruktur dan layanan digital terintegrasi yang terbentuk melalui penggabungan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic).
Melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia, MoraRepublic terus memperluas jangkauan layanan broadband untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan konektivitas digital berkualitas tinggi.
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjangnya, MoraRepublic berfokus pada perluasan akses internet di wilayah perkotaan maupun kawasan yang berkembang pesat di seluruh Indonesia guna mendukung inklusi digital yang lebih luas.
“Kami menyambut baik kemitraan dengan MoraRepublic dalam mendukung ekspansi broadband nasional. ZTE membawa pengalaman dari implementasi FWA dan FTTH berskala besar di berbagai pasar internasional, yang didukung oleh metodologi implementasi yang telah terbukti dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan teknis, operasional, serta kondisi lingkungan pada setiap proyek. Dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur dan kemampuan eksekusi lokal MoraRepublic, kami bertujuan meningkatkan akses broadband dan kualitas layanan bagi pelanggan residensial maupun korporasi, sekaligus menghadirkan pendekatan implementasi yang praktis, mudah dikembangkan sesuai kebutuhan, dan berkelanjutan dalam jangka Panjang,” ujar Liu Sen, President Director ZTE Indonesia, dalam keterangan tertulis, Senin (06/7).
Melalui kolaborasi ini, ZTE dan MoraRepublic akan bersama-sama mengembangkan jaringan FWA yang lebih luas dan efisien, mendorong evolusi jaringan FTTH, serta meningkatkan kualitas layanan melalui operasional jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kedua perusahaan juga akan menjajaki arsitektur jaringan end-to-end berbasis AI untuk mendukung operasional broadband yang lebih cerdas, jaminan kualitas layanan, optimasi jaringan, serta pengembangan layanan broadband.
Selain itu, kemitraan ini mencakup eksplorasi peluang kerja sama komersial, program inovasi bersama, kegiatan proof-of-concept (PoC), dan inisiatif berbagi pengetahuan teknis guna mendukung pertumbuhan broadband di masa depan.
Sebagai perusahaan yang baru saja memperkuat skala bisnisnya melalui integrasi Moratelindo dan MyRepublic, MoraRepublic memandang kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat tujuan ekspansi broadband jangka panjangnya di Indonesia.
Di kesempatan yang sama, Yopie Widjaja, CFO MoraRepublic, menyatakan, “Kemitraan antara MoraRepublic dan ZTE lebih dari sekadar inisiatif implementasi teknologi, ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi digital yang lebih inklusif. Seiring kami terus mengintegrasikan dan mengembangkan kekuatan gabungan Moratelindo dan MyRepublic, fokus kami adalah membangun fondasi broadband yang lebih kuat dan efisien guna memenuhi permintaan konektivitas berkualitas dan berkecepatan tinggi yang terus meningkat secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami mengembangkan jaringan broadband dengan pendekatan yang lebih cerdas agar layanan menjadi lebih andal, kinerja jaringan semakin optimal, dan pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang lebih baik. Kami memandang kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem infrastruktur digital yang lebih fleksibel untuk mendukung inovasi, pertumbuhan bisnis, dan inklusi digital yang lebih luas di seluruh Indonesia.”
Penandatanganan MoU di MWC Shanghai 2026 ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis antara ZTE dan MoraRepublic.
Kedua perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan konektivitas broadband, mendorong inovasi layanan berbasis AI, serta menghadirkan solusi jaringan yang hemat energi sejalan dengan percepatan transformasi digital nasional Indonesia.




