Bank Mandiri Akumulasi Penyaluran KUR Rp321,01 Triliun Sejak 2008 hingga Mei 2026
Oleh: Issa

foto: istimewa
Pasardana.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX:BMRI) telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp17,77 triliun hingga 31 Mei 2026 kepada 135.829 pelaku usaha di seluruh Indonesia. Realisasi tersebut mencapai 43,34% dari target penyaluran KUR tahun ini dengan kualitas kredit tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) sekitar 1%.
Dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026), SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, penyaluran KUR difokuskan untuk memperkuat sektor produktif sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Sebanyak 63,54% atau Rp11,29 triliun dari total KUR disalurkan ke sektor produksi, sementara sisanya Rp6,48 triliun ke sektor non-produksi. Sektor pertanian menjadi penerima terbesar dengan nilai Rp5,82 triliun, disusul jasa produksi Rp3,86 triliun, industri pengolahan Rp1,35 triliun, dan perikanan Rp249 miliar.
Selain KUR, Bank Mandiri turut mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp493,10 miliar kepada 1.764 debitur hingga Mei 2026.
Secara kumulatif sejak 2008 hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur.
Ke depan, perseroan akan terus memperkuat penyaluran KUR melalui pembiayaan berbasis ekosistem, perluasan layanan digital, serta kolaborasi dengan pemerintah guna mempercepat pertumbuhan UMKM dan sektor produktif nasional.




