See More

01 Juli 2026, 17:57

01 Juli 2026, 17:38

01 Juli 2026, 17:23

01 Juli 2026, 16:54

01 Juli 2026, 15:58

01 Juli 2026, 15:51
Bagi Dividen|kinerja perusahaan|aksi korporasi|ERAA|PT Erajaya Swasembada Tbk|Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS)
Oleh: Corri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Erajaya Swasembada Tbk (Erajaya, Perseroan, IDX: ERAA) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 yang didukung oleh kontribusi berbagai vertikal bisnis di dalam ekosistem perseroan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) hari ini (01/7), Perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 25,- per lembar saham, dengan total nilai mencapai Rp 389,62 miliar kepada para pemegang saham.
Keputusan tersebut sejalan dengan kinerja Perseroan sepanjang tahun buku 2025, di mana Erajaya membukukan penjualan bersih sebesar Rp Rp76,6 triliun, dengan laba kotor tercatat sebesar Rp8,35 triliun, dengan margin laba kotor sebesar 10,9%.
Kinerja ini didukung oleh strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan secara konsisten, sehingga Perseroan mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah perubahan dinamika pasar sepanjang tahun.
“Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham, sejalan dengan kinerja Perseroan yang solid sepanjang tahun 2025. Kami akan terus memperkuat strategi diversifikasi dan inovasi bisnis, sehingga Erajaya dapat tetap relevan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dan menjaga pertumbuhan jangka panjang,” ujar Hasan Aula, Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk dalam siaran pers, Rabu (01/7).
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat strategi diversifikasi bisnis melalui pengembangan portofolio usaha di berbagai kategori.
Selain mempertahankan bisnis inti distribusi dan ritel perangkat telekomunikasi sebagai fondasi utama, Perseroan juga terus memperluas ekosistem bisnis melalui pertumbuhan berbagai vertikal usaha lain, termasuk Erajaya Active Lifestyle serta Erajaya Food & Nourishment yang terus berkembang sebagai sumber pertumbuhan baru bagi Perseroan.
Sejumlah merek baru yang masuk ke dalam portofolio bisnis perseroan melalui anak usahanya antara lain CHAGEE pada vertikal Erajaya Food & Nourishment kemudian XPENG, merek kendaraan listrik (EV), serta ANTA dan Wilson, dua merek ritel apparel olahraga dari vertikal bisnis Erajaya Active Lifestyle.
Meski bisnis digital tetap menjadi kontributor utama dengan porsi 74%, Perseroan terus memperkuat portofolio bisnis lainnya, dengan kontribusi international business sebesar 14,8%, active lifestyle 7,5%, dan food & nourishment 3,8%.
Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi diversifikasi Perseroan dalam membangun pertumbuhan yang lebih seimbang dan berkelanjutan ke depan.
Momentum pertumbuhan tersebut berlanjut pada Kuartal I 2026, di mana Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp22,4 triliun, meningkat 41,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja positif ini didukung oleh performa yang kuat di seluruh vertikal bisnis Perseroan, sejalan dengan strategi diversifikasi yang terus dijalankan secara konsisten melalui pengembangan portofolio usaha dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Perseroan juga terus memperkuat ekosistem omnichannel terintegrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh lini bisnis.
Hingga Kuartal I 2026, Erajaya mengoperasikan lebih dari 2.400 jaringan ritel di Indonesia, didukung oleh penguatan ekosistem digital commerce serta program loyalitas pelanggan MyEraspace yang kini telah memiliki lebih dari 17,5 juta anggota.
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang terus dijalankan, Perseroan juga memastikan setiap ekspansi dilakukan dengan tetap mengedepankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menjalankan berbagai inisiatif ESG yang mencakup pengelolaan limbah elektronik, konservasi lingkungan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, serta pengembangan pendidikan vokasi sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
“Pencapaian yang kami raih hingga saat ini semakin memperkuat keyakinan bahwa strategi diversifikasi yang dijalankan Perseroan berada pada arah yang tepat. Memasuki tiga dekade perjalanan Erajaya, kami percaya fondasi bisnis yang telah dibangun selama ini akan menjadi kekuatan penting bagi Perseroan untuk terus menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang sehat dan berkelanjutan,” tambah Hasan.
Memasuki 30 tahun perjalanan Erajaya pada 2026, Perseroan akan terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui ekspansi jaringan ritel khususnya di luar pulau Jawa, pengembangan portofolio bisnis, kemitraan strategis, serta berbagai peluang pertumbuhan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Sejalan dengan itu, Perseroan juga akan terus memperkuat berbagai inisiatif ESG sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga kemampuan Perseroan untuk tetap adaptif terhadap dinamika industri dan perubahan pasar yang terus berkembang.
Selain itu, RUPS Tahunan hari ini juga resmi menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.
Rapat menerima pengunduran diri Bapak Lim Bing Tjay dari jabatannya selaku Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak tanggal 31 Maret 2026, serta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama ini.
Bersamaan dengan itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan Bapak Rudiantara sebagai Komisaris Independen Perseroan yang baru.
RUPS Tahunan juga menyetujui sejumlah agenda, antara lain:
-Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan serta pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
-Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025.
-Pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026.
-Penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
-Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.