Indeks Kospi Merosot 1,84 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 162,08 poin, atau sekitar 1,84 persen, pada Kamis (4/6/2026), menjadi 8.639,41.
Volume perdagangan moderat mencapai 431,77 juta saham senilai 46,2 triliun won atau sekitar US$30,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 446 berbanding 444.
Angka indeks merosot dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor memanfaatkan peningkatan harga saham yang berlangsung tiga sesi beruntun sebelumnya.
“Indeks Kospi merosot dipicu aksi ambil untung seiring mencuatnya kekhawatiran reli yang sebelumnya telah overheated,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 1,81 triliun won dan 5,01 triliun won, sedangkan investor asing melepas saham senilai 6,95 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 2,5 persen dan 2,63 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur komponen elektronik Samsung Electro-Mechanics masing-masing anjlok 3,98 persen dan 5,35 persen.
Saham perusahaan asuransi Samsung Life Insurance terjun 8,75 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 13,7 won menjadi 1.529,7 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia mengalami pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,9 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 99,6 poin, atau sekitar 1,13 persen, menjadi 8.686,1. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, dan Malaysia menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 26,19 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 4.057,78.




