See More

29 Juni 2026, 12:03

29 Juni 2026, 12:00

29 Juni 2026, 11:45

29 Juni 2026, 11:32

29 Juni 2026, 10:07

29 Juni 2026, 09:48
kemenhub|Proyek Jalur KA|KRL Cikarang-Cikampek|elektrifikasi
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan proyek perpanjangan jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Cikarang-Cikampek akan dipercepat.
Hal ini dilakukan demi meningkatkan kepastian layanan, mempersingkat waktu tempuh dan memenuhi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait rencana elektrifikasi ini.
"Mengenai perpanjangan KRL Jabodetabek Cikarang menuju Cikampek, elektrifikasi ini kami sudah diskusi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI)," ujar Allan di Jakarta, Sabtu, pekan lalu.
Kata dia, sejumlah langkah percepatan kini tengah disusun oleh PT KAI, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) serta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara
"Dan kita akan percepat segala sesuatu," ungkap Allan.
Adapun alasan percepatan proyek ini lantaran tingginya permintaan masyarakat akan layanan kereta rel listrik yang lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi langsung menuju pusat Kota Jakarta.
Saat ini, layanan KRL Jabodetabek hanya berakhir di Stasiun Cikarang.
Jalur dari Cikarang menuju Karawang hingga Cikampek belum memiliki infrastruktur elektrifikasi yang dibutuhkan untuk operasional KRL.
Diharapkan, dengan adanya elektrifikasi, warga Cikampek dan sekitarnya dapat menikmati layanan KRL secara langsung.
"Kita akan dorong karena memang banyak masyarakat sekitar yang meminta pelayanan ini, karena diharapkan dengan adanya elektrifikasi dengan kereta rel listrik waktu tempuh dari rumah di sekitaran sana menuju tengah Kota Jakarta akan lebih cepat," kata Allan.