Indeks Kospi Turun 0,13 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 11,42 poin, atau sekitar 0,13 persen, pada Jumat (19/6/2026), menjadi 9.052,42.
Volume perdagangan mencapai 511,1 juta saham senilai 65,3 triliun won atau sekitar US$42,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 784 berbanding 115.
Angka indeks turun setelah sempat menguat enam sesi beruntun akibat aksi ambil untung yang dilakukan para investor.
Seperti dilansir Yonhap News, pergerakan indeks Kospi juga terpengaruh ketidakpastian kesepakatan damai Amerika Serikat-Iran.
Wakil Presiden AS JD Vance dikabarkan menunda perjalanan ke Swiss yang sedianya menjadi venue penandatanganan kesepakatan damai AS-Iran.
Investor ritel meraup saham senilai 1,7 triliun won, sedangkan investor institusi dan asing total melepas saham senilai 1,6 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 2,34 persen, saham SK Hynix sebaliknya melonjak 2,94 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing melonjak 2 persen dan 1,12 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace terjun 5,63 persen.
Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing merosot 3,92 persen dan 1,9 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.527 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 82,4 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 8.828,7. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 17,6 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 4.090,48. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 387,35 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 23.924,81.




