PT Semen Indonesia (Persero) Tbk|SMGR|Ekspor Semen|Tuban

SIG Incar Ekspor 450 Ribu MT Semen ke AS

Oleh: Issa

12 Juni 2026, 17:54
SIG Incar Ekspor 450 Ribu MT Semen ke AS

foto: dok. SIG

Pasardana.id - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (IDX: SMGR) atau SIG resmi memiliki fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor.

Lokasinya di Tuban, Jawa Timur.

Kehadiran fasilitas yanh diresmikan pada Kamis (11/6/2026) itu menjadi tonggak penting dalam strategi SIG memperluas pasar internasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri.

Fasilitas ekspor berkapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun tersebut akan menjadi basis utama penguatan ekspor SIG, khususnya ke Amerika Serikat, melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang.

Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor sebanyak 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban menandai langkah strategis SIG dalam membangun sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global.

“Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa,” kata Indrieffouny, Jumat (12/6/2026).

Ia menambahkan, transformasi SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk memperbesar kontribusi pasar ekspor guna meningkatkan utilitas produksi dan memperluas peluang bisnis jangka panjang.

“Di tengah kondisi industri domestik yang mengalami kelebihan kapasitas, pelaku usaha termasuk SIG dituntut untuk terus berinovasi dan menjalankan langkah-langkah strategis agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat,” ujar Indrieffouny.

Fasilitas ekspor SIG di Tuban dilengkapi teknologi modern untuk mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan.

Terminal dengan kapasitas hingga 50.000 DWT tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam (tph) yang mampu mengirim semen curah langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Sementara itu, fasilitas produksinya dilengkapi blending silo system berkapasitas 8.000 ton, _clinker silo system_berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Secara khusus, Indrieffouny menyampaikan apresiasi kepada Taiheiyo Cement Corporation atas sinergi dan kolaborasi strategis yang terjalin antara kedua grup perusahaan.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis dan peningkatan kapabilitas bagi kedua pihak.

Dalam kesempatan sama, Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan menegaskan, bahwa peresmian fasilitas ekspor ini bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tantangan baru untuk memaksimalkan fasilitas sebagai motor penggerak pertumbuhan berkelanjutan.

“Menjaga kualitas tetap menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. Setelah itu, aspek efisiensi juga harus terus diperkuat agar semakin kompetitif dan membuka peluang untuk merambah pasar yang lebih luas lagi,” kata Sigit.

Peresmian fasilitas ekspor di Tuban menjadi bagian dari komitmen SIG untuk memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah produk, dan penguatan posisi Indonesia sebagai pemain industri semen yang kompetitif di pasar global.

Berita Terkini

See More