BMHS Group|BMHS|bunda medik healthcare system|PT Bundamedik Tbk|kinerja perusahaan|Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

BMHS Tancap Gas! Laba Melonjak 57%, Siapkan Rumah Sakit Internasional dan Bidik 1.000 Tempat Tidur

Oleh: Corri

11 Juni 2026, 15:03
BMHS Tancap Gas! Laba Melonjak 57%, Siapkan Rumah Sakit Internasional dan Bidik 1.000 Tempat Tidur

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Bundamedik Tbk (IDX: BMHS - Bundamedik Healthcare System, “Perseroan”) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, Kamis (11/6).

Dalam RUPST tersebut, BMHS memaparkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025.

Laba bersih terkonsolidasi meningkat signifikan sebesar 57% dibanding periode sebelumnya menjadi Rp29,7 miliar, dengan EBITDA naik 9% YoY menjadi Rp242 miliar.

Capaian ini didukung karena keberhasilan Perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Adapun agenda dalam RUPST BMHS tahun ini membahas:

  1. persetujuan pengesahan atas laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025;

  2. persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2025;

  3. penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026; dan

  4. pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji dan tunjangan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk kinerja Tahun Buku 2026.

“Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, BMHS berhasil menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. Capaian laba bersih yang tumbuh 57% mencerminkan konsistensi kami dalam mengeksekusi strategi secara disiplin, dari efisiensi operasional, ekspansi layanan kompleks yang bernilai tinggi, hingga penguatan ekosistem kesehatan yang terintegrasi,” jelas Agus Heru Darjono, Direktur Utama PT Bundamedik Tbk, dalam keterangan resmi, Kamis (11/6).

Selanjutnya dijelaskan, kinerja rumah sakit “baru” juga mencerminkan efektivitas strategi integrasi dan pengembangan pasca akuisisi yang dijalankan Perseroan dimana rumah sakit baru konsisten menunjukkan tren yang terus meningkat yaitu naik 30% sejak 2023 – 2025.

Selain itu, pencapaian EBITDA positif di seluruh rumah sakit baru menunjukkan kemampuan BMHS dalam meningkatkan kinerja operasional dan finansial aset rumah sakit yang telah diakuisisi.

Secara keseluruhan pendapatan rumah sakit, kontribusi pendapatan di 2025 ditopang oleh segmen Korporasi dan Asuransi sebesar 43,2% dari total pendapatan rumah sakit.

Dari sisi operasional, kapasitas rumah sakit BMHS bertambah dengan total tempat tidur naik 4% YoY menjadi 601 unit, menyusul konsolidasi RSIA Pusura Tegalsari Surabaya.

Volume tindakan bedah meningkat 10% YoY menjadi 16 ribu tindakan, sementara jumlah hari rawat inap dan pasien rawat inap masing-masing tumbuh 2% YoY.

Komitmen BMHS sebagai pelopor layanan ibu dan anak tercermin dari kontribusi segmen ini yang mencapai 51% dari total pendapatan rumah sakit di 2025.

Kontribusi ini didorong penguatan Center of Exellence wanita dan anak seperti jajaran dokter subspesialis dan spesialis kompeten, dan layanan unggulan neonatal dengan total 31 tempat tidur NICU di jaringan RS Bunda Group dan rerata menangani 250–300 bayi risiko tinggi setiap tahunnya.

NICU RSIA Bunda Jakarta juga telah menjadi pusat rujukan nasional yang didukung tim Dokter Subspesialis Neonatalogi serta dilengkapi 10 tempat tidur NICU sampai pada akhir tahun 2025.

BMHS juga menjadi pelopor program Family Integrated Care (FICare) di Indonesia, pendekatan yang melibatkan orang tua secara aktif dalam perawatan bayi prematur dan terbukti meningkatkan outcomes klinis.

Sementara untuk anak usaha, Morula IVF konsisten memimpin pasar fertilitas nasional dengan pangsa pasar 41% pada kuartal keempat 2025.

Momentum siklus IVF menguat di penghujung tahun, dengan fresh cycle tumbuh 9% QoQ dan 8% YoY.

Di sisi lain, Diagnos Laboratorium mencatat lonjakan volume tes sebesar 47% YoY di Q4 2025, mendorong total volume tes sepanjang 2025 mencapai 957.447 tes atau tumbuh 11% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara total pendapatan di Q4 2025 juga naik 22% YoY.

Pertumbuhan ini ditopang oleh perluasan jaringan hingga 37 outlet, bertambah 12 outlet baru, serta pengembangan layanan Molecular & Genomic Testing, kemitraan dengan Helix Clinic, dan perluasan basis klien ke segmen direct-to-patient.

Inovasi dan ekspansi sebagai pondasi pertumbuhan dan kontribusi jangka panjang

BMHS terus memperkuat posisi sebagai pelopor inovasi Robotic Surgery di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari 13 tahun dan 800+ tindakan sampai dengan akhir tahun 2025.

Selain itu, BMHS sukses melaksanakan terobosan yang mempertahankan bentuk alami payudara bagi penyintas kanker yaitu prosedur Robotic Skin Sparing Mastectomy pertama di Asia Tenggara pada Oktober 2025.

Di tahun 2025, RSU Bunda Jakarta juga sukses melakukan 8 prosedur transplantasi ginjal dengan tingkat keberhasilan 100%.

Dr. dr. Ivan Rizal Sini, Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk menyampaikan, “BMHS dibangun dengan visi jangka panjang untuk menghadirkan layanan kesehatan yang unggul, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Inovasi klinis, pengembangan kapabilitas medis, serta ekspansi yang terukur menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, kami akan terus memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, memperkuat ekosistem BMHS Group, dan menghadirkan nilai jangka panjang melalui inovasi dan pengembangan layanan kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi kesehatan keluarga Indonesia dan industri kesehatan nasional.”

Adapun BMHS menargetkan peningkatan kapasitas hingga 1.000 tempat tidur pada akhir 2028 sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan berkualitas.

Sejalan dengan strategi tersebut, pada April 2026 BMHS telah menandatangani MoU dengan PT Sinar Medika Langgeng, anak usaha Sinar Mas Land, untuk mengembangkan rumah sakit berstandar internasional di KEK BSD yang akan memperkuat layanan fertilitas, kesehatan wanita dan anak, serta bedah canggih untuk segmen medical tourism.

Selain itu, Perseroan juga mencatat capaian positif dalam membangun budaya kerja yang ditunjukkan dengan menurunnya tingkat perputaran karyawan (turnover) yang cukup signifikan, dari 17,7% pada tahun 2024, menjadi 13,3% di tahun 2025.

Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, rekam jejak inovasi yang terbangun selama lebih dari 53 tahun, serta ekosistem BMHS Group yang semakin kuat, BMHS optimis melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan demi menghadirkan layanan kesehatan terbaik dan holistik bagi keluarga Indonesia selaras dengan semangat All Life. All Care. Because Family Matters.

Berita Terkini

See More