Indeks Kospi Melonjak 3,55 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
**Pasardana.id **- Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 290,86 poin, atau sekitar 3,55 persen, pada Jumat (29/5/2026), mencapai rekor 8.476,15.
Volume perdagangan mencapai 701,5 juta saham senilai 73,7 triliun won atau sekitar US$48,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 686 berbanding 205.
Angka indeks melonjak dipicu penguatan saham sektor teknologi dan optimisme perpanjangan kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Selain itu, pendiri Nvidia Jensen Huang dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan pekan depan.
“Seluruh saham yang berhubungan dengan rencana kunjungan Huang ke Korea berakhir di teritori positif,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 1,04 triliun won dan 1,4 triliun won, sedangkan investor institusi meraup saham senilai 2,37 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 5,584 persen dan 1,92 persen. Saham LG Electronics dan Naver masing-masing meroket 29,93 persen dan 14,15 persen dipicu rencan kunjungan Huang.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis masing-masing melambung 6,79 persen dan 11,95 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan biofarmasi Celltrion masing-masing meningkat 3,62 persen dan 1,53 persen.
Saham perusahaan keuangan Hana Financial Group dan perusahaan makanan Nongshim masing-masing turun 0,17 persen dan 0,77 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.507,9 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,82 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 138,8 poin, atau sekitar 1,62 persen, menjadi 8.731,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 30,07 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 4.068,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 176,23 poin, atau sekitar 0,7 persen, menjadi 25.182,39.





