Pola Transaksi Lima Saham Ini Masuk UMA
Oleh: Dadag

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan harga Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (IDX: PACK), PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA), PT Prime Agri Resources Tbk (IDX: SGRO), PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (IDX: CUAN) terkait pola transaksi efek yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang - undangan di bidang Pasar Modal," kata Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan lima saham berikut: PACK, TPIA, SGRO, BANK, dan CUAN, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Rabu (20/5/2026) saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (IDX: PACK) terpantau melemah -7,56% atau turun -28 point ke harga Rp342 per saham.
Selanjutnya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA) tercatat turun 14,74% atau turun -460 point ke harga Rp2.660 per saham.
Saham PT Prime Agri Resources Tbk (IDX: SGRO) pada jeda siang ini tercatat mengalami peningkatan 6,52% atau naik 180 point ke harga Rp2.940 per saham.
Sementara saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK) pada sesi I siang ini tercatat melemah -8,42% atau turun -32 point ke harga Rp348 per saham.
Adapun saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (IDX: CUAN) pada sesi I, Rabu (20/5/2026) siang ini, terpantau melemah -6,15% atau turun -40 point ke harga Rp610 per saham.




