Indeks Kospi Anjlok 3,25 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 244,38 poin, atau sekitar 3,25 persen, pada Selasa (19/5/2026), menjadi 7.271,66.
Volume perdagangan moderat mencapai 524,8 juta saham senilai 37,1 triliun won atau sekitar US$24,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 706 berbanding 178.
Angka indeks anjlok dipicu pelemahan yang dialami saham sektor teknologi. The local currency weakened against the U.S. dollar.
“Saham semikonduktor domestik maupun global berada di fase profit-taking sebagai respon reli yang sebelumnya berlangsung,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing melepas saham senilai 6,26 triliun won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 526 miliar dan 5,63 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,96 persen dan 5,16 persen. Saham perusahaan investasi AI SK Square dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing anjlok 6,68 persen dan 1,96 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis masing-masing terjun 8,9 persen dan 8,06 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 7,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.507,8 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,06 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 99,4 poin, atau sekitar 1,17 persen, menjadi 8.604,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand, Malaysia, dan Singapura menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 38,01 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 4.169,54. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 122,67 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 25.797,85.





