PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk|JTPE|joint venture|PT CSmart IoT Indonesia

Gebrakan JTPE di 2026: Gandeng Mitra Hong Kong, Bidik Lonjakan Bisnis Sekuriti Berbasis Teknologi

Oleh: Corri

01 Mei 2026, 15:03
Gebrakan JTPE di 2026: Gandeng Mitra Hong Kong, Bidik Lonjakan Bisnis Sekuriti Berbasis Teknologi

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (IDX: JTPE), Perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi percetakan sekuriti mulai dari identitas, pembayaran, perlindungan merek, serta percetakan komersial, terus memperkuat pertumbuhan jangka panjang, salah satunya melalui skema joint venture.

Strategi anorganik ini diarahkan pada bisnis yang selaras dengan core business, untuk menciptakan sinergi dan mendukung penguatan bisnis.

Pada 27 April tahun ini, JTPE memutuskan untuk membentuk entitas usaha patungan (joint venture) dengan PT CSmart IoT Indonesia.

Kerja sama ini diwujudkan melalui pendirian PT Nustek Global Solutions dengan modal dasar sebesar Rp21,45 miliar, di mana JTPE memiliki porsi kepemilikan saham sebesar 51%.

Entitas ini akan bergerak di bidang manufaktur penunjang sistem pembayaran, industri peralatan telekomunikasi tanpa kabel, serta komunikasi lainnya.

Kerja sama strategis ini merupakan bagian dari akselerasi pertumbuhan anorganik JTPE.

Melalui langkah ini, Perseroan menargetkan terciptanya sinergi untuk memperkuat lini bisnis utama sekaligus mendorong pertumbuhan ke depan, sejalan dengan strategi pengembangan ekosistem bisnis sekuriti.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari roadmap strategis Perseroan dalam lima tahun ke depan.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi JTPE dalam membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi. Kami percaya joint venture ini akan memperkuat posisi Perseroan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru,” ujar Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei.

Komitmen JTPE dalam membidik pertumbuhan jangka panjang melalui joint venture dengan mitra strategis asal Hong Kong ini merupakan kerja sama dalam pengembangan teknologi RFID, yang saat ini terus dikembangkan seiring meningkatnya kebutuhan proteksi dari konsumen.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapabilitas teknologi sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru.

Pada periode Kuartal I 2026, JTPE mencatatkan pendapatan sebesar Rp265,05 miliar, dengan segmen sekuriti masih menjadi kontributor utama dengan perolehan Rp227,97 miliar.

Hal ini menunjukkan peran penting segmen sekuriti dalam mendukung kinerja dan pertumbuhan Perseroan.

JTPE optimistis bahwa kebutuhan akan produk sekuriti akan terus ada dan semakin berkembang. Perseroan berencana terus mengembangkan dan melengkapi bisnis inti agar mampu melayani pelanggan secara end to-end serta beradaptasi dengan kebutuhan pasar demi pertumbuhan jangka panjang.

Berita Terkini

See More