Program MBG Dinilai Berikan 1 Persen Buat Pertumbuhan Ekonomi RI
Pasardana.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai turut memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia.
Disebutkan bahwa program andalan dari Presiden Prabowo ini mampu membuka lapangan kerja baru, yang diperkirakan bisa menyerap 1 juta tenaga kerja.
"Itu kan MBG menciptakan berapa lapangan kerjaan? Satu juta lapangan pekerjaan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Kamis (9/4).
Bendahara Negara pun mengacu pada perhitungan teknis Badan Pusat Statistik (BPS), dimana setiap pertumbuhan ekonomi 1% dapat menyerap sekitar 450 ribu tenaga kerja.
"Input segini, growth-nya segini, tenaga kerjanya berapa? Kalau nggak salah angka yang terakhir yang saya tahu, 1% itu 450 ribu lapangan kerja. Berarti kalau 1 juta, 2% lebih sedikit. Kira-kira itu dari MBG saja," rinci Purbaya.
Dirinya juga mengingatkan bahwa perhitungan teoritis ini bukan berarti menggambarkan banyaknya lapangan kerja baru.
Karena, sebagian tenaga kerja bisa berasal dari sektor lain yang berpindah ke program MBG.
Artinya, ada pergeseran tenaga kerja, bukan sepenuhnya penciptaan baru.
"Tapi kan nanti ada juga orang yang pindah ke situ kan, itu jadi pengurang, jadi nggak penuh 2%, tapi karena ada yang pindah ke situ dari tempat lain, pindah sebelumnya ke tempat lain, dihitung PDB tempat lain, sekarang ke MBG," ujar Purbaya.
Dari situlah dirinya menyimpulkan kalau program MBG ini memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup signifikan, yakni di sekitar 1 persen.
“Saya pikir 1 persen lebih kelihatan dampaknya, kalau dijalankan dengan baik. Net ya net ya, Bukan growth kayak tadi,” tukas dia.

