See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
PT Geoprima Solusi Tbk|Tjokro Group
Oleh: Issa

foto: ilustrasi (doc Tjokro Group)
**Pasardana.id - ** Masuknya PT PIMSF Pulogadung membuat PT Geoprima Solusi Tbk (IDX:GPSO) tengah bersiap melakukan transformasi bisnis besar-besaran. Geoprima berencana beralih haluan menjadi pemain utama di industri komponen mekanikal dan permesinan (machining) terpadu.
Dalam keterangan Geoprima yang dirilis, Senin (27/4/2026), perseroan berencana mengubah kegiatan usaha utamanya dari perdagangan besar mesin dan jasa survei menjadi industri komponen sepeda motor, real estat, dan perdagangan besar mesin industri. Langkah ini merupakan bagian dari visi Tjokro Group untuk menciptakan ekosistem solusi mekanikal satu atap (one stop solution for mechanical) yang menguasai rantai pasok dari hulu hingga hilir.
Untuk mendukung operasional baru, Perseroan akan mengakuisisi aset tetap dari PT Jakarta Indah Casting (JIC) berupa tanah seluas 15.400 m² di Bekasi, bangunan pabrik, serta mesin produksi besi tuang cetak (ferro casting). Nilai transaksi ini diperkirakan mencapai Rp78,5 miliar, yang merupakan 183,95% dari ekuitas Perseroan per Desember 2025.
Manajemen Geoprima menilai, dengan membeli aset yang sudah siap produksi, perseroan dapat langsung mencatatkan pendapatan pada tahun 2026 tanpa harus memulai dari nol (set-up pabrik baru).
Atas rencana itu, Geoprima berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau right issue sebanyak 66.674.000 saham baru atau setara 10% dari modal disetor. Seluruh dana hasil aksi korporasi ini akan dialokasikan untuk membiayai sebagian pembelian aset JIC. Langkah ini diharapkan memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan likuiditas saham di bursa.
Berdasarkan kajian studi kelayakan, rencana transformasi ini menunjukkan indikator keuangan yang sangat positif. Mulai dari Internal Rate of Return (IRR): 34,77%, jauh di atas tingkat diskonto 14,00%. Net Present Value (NPV): Bernilai positif sebesar Rp86,63 miliar.
Kemudian, Geoprima memproyeksikan payback period alias investasi kembali dalam waktu 5 tahun 1 bulan.
Keputusan krusial ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 2 Juni 2026. Mengingat transaksi ini bersifat material dan terafiliasi, persetujuan dari pemegang saham independen menjadi kunci utama pelaksanaan transformasi ini.
Sinergi dengan Tjokro Group yang memiliki pengalaman lebih dari 57 tahun di industri mekanikal memberikan GPSO "tiket masuk" yang kuat ke pasar OEM otomotif dan alat berat. Jika rencana ini berjalan mulus, GPSO tidak lagi hanya menjadi trader, melainkan produsen dengan nilai tambah tinggi, yang berpotensi mendongkrak performa fundamental perseroan dalam jangka panjang.