See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
Bank Indonesia|likuiditas perekonomian|uang kuasi|uang beredar dalam arti luas (M2)|uang beredar dalam arti sempit (M1)
Oleh: Issa

foto : ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 tumbuh lebih tinggi.
Pada periode ini, M2 tumbuh sebesar 9,7% (yoy).
Menurut keterangan Bank Indonesia, Kamis (23/4/2026), angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Februari 2026 sebesar 8,7% (yoy).
Atas catatan itu, nilai M2 menjadi Rp10.355,1 triliun.
Bank Indonesia menjelaskan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,2% (yoy).
Perkembangan M2 pada Maret 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit.
Di sisi lain, tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 39,2% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 25,6% (yoy).
Sementara itu, penyaluran kredit pada Maret 2026 tumbuh sebesar 8,9% (yoy), stabil dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026.