kenaikan harga|harga gas|gas elpiji|distribusi|pengawasan|PT Pertamina Patra Niaga (PPN)

Pertamina Awasi Ketat Distribusi Elpiji 3 Kg Imbas Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi

Oleh: Ronal

21 April 2026, 11:13
Pertamina Awasi Ketat Distribusi Elpiji 3 Kg Imbas Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi

foto: istimewa

Pasardana.id Imbas dari naiknya harga li quefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) akan memperkuat pengawasan.

Manager Komunikasi, Relasi, dan CSR Pertamina Patra Niaga, Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, pengawasan ini dilakukan untuk memitigasi potensi penyimpangan konsumsi LPG subsidi.

"Pengawasan bersama lintas sektor untuk memastikan peruntukan penggunaan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak," katanya di Denpasar, Senin (20/4).

Untuk diketahui, harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram naik di sejumlah wilayah.

Untuk ukuran 12 kilogram, harga naik dari Rp 192 ribu per tabung menjadi Rp 228 ribu per tabung atau naik 18,75 persen.

Sementara itu, harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram juga mengalami peningkatan sebesar 18,89 persen, dari Rp 90 ribu per tabung menjadi Rp 107 ribu per tabung.

Kenaikan harga itu berlaku sejak 18 April 2026 dan menjadi kenaikan harga LPG pertama sejak 2023.

Ahad menegaskan, LPG subsidi ukuran 3 kg diperuntukan bagi masyarakat miskin, pelaku usaha mikro, petani, dan nelayan sasaran.

Karena itu, untuk memastikan pasokan LPG subsidi tepat sasaran, pengawasan ketat harus dilakukan dalam rantai distribusi serta berkoordinasi intensif dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Pihaknya juga mengajak masyarakat ikut mengawasi potensi penyimpangan atau peralihan konsumsi ke produk subsidi dari sebelumnya nonsubsidi, termasuk praktik oplosan, salah satunya melalui kanal pelaporan pada nomor 135.

Berita Terkini

See More