Setelah Korsel, Penerapan Transaksi QRIS Sudah Bisa di China Pada Mei 2026
Pasardana.id - Bank Indonesia (BI) punya target kerja sama implementasi QRIS antarnegara dengan Pemerintah China.
Ditargetkan, penggunaan QRIS di Negera Tirai Bambu ini dapat terealisasikan pada Mei 2026.
Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta mengungkapkan, saat ini RI telah menjalin konektivitas QRIS dengan negara-negara dalam skema ASEAN Plus Three, yakni Jepang dan Korea Selatan.
“Saat ini kita sudah merangkul plus three, yaitu Jepang, Korea Selatan, dan mudah-mudahan bulan depan (Mei) kita dengan Tiongkok bisa terhubung juga,” kata Filianingsih dalam acara Launching QRIS Antarnegara Indonesia-Korea Selatan di Gedung Pusat BI, Jakarta Pusat, Rabu (1/4) kemarin.
Di momen yang sama, Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (IDX: BBCA), Santoso menambahkan, secara teknis pengembangan sistem dengan China pada dasarnya tidak mengalami kendala.
Hanya saja, implementasinya masih menunggu proses konsolidasi di dalam negeri China sendiri.
“Karena para pemimpinnya itu arahan daripada Bank of China, bank sentralnya, China mengusulkan agar ada unified QR,” ucap Santoso.
Lanjut dia, saat ini otoritas setempat tengah mendorong penerapan sistem QR yang terintegrasi atau unified QR, sehingga seluruh penyedia dapat menggunakan satu standar yang sama.
“Nah kita tunggu mereka sudah mengimplementasikan itu, setelah masuk semuanya, kita pastikan berhasil,” kata Santoso.
Sebagai informasi, BI telah meluncurkan Implementasi QRIS antarnegara dengan Korea Selatan pada 1 April 2026.
Asyiknya, kini para wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan, maupun sebaliknya, bisa bertransaksi memakai QRIS.
Hingga Februari 2026, QRIS telah digunakan oleh lebih dari 60 juta pengguna dan 44 juta merchant, dengan sekitar 96 persen di antaranya merupakan UMKM.
Pencapaian ini menjadi landasan penting dalam memperkuat digitalisasi ekonomi nasional sekaligus memperluas konektivitas pembayaran lintas negara.
Saat ini, QRIS antarnegara telah terhubung dengan beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang, dan kini diperluas dengan Korea Selatan sebagai mitra terbaru.

