Lewat Pinjaman LN, Pemerintah Siap Beli Pesawat Tempur dari Turki

Foto : istimewa

Pasardana.id – Pemerintah Indonesia secara resmi telah menandatangani kontrak awal untuk pengadaan pesawat tempur siluman generasi kelima, KAAN yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).

Lewat Kementerian Pertahanan (Kemenhan), pemerintah memastikan langkah strategis dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan menggandeng industri pertahanan Turki.

Brigadir Jenderal TNI, Rico Ricardo Sirait, selaku Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan mengonfirmasi bahwa kesepakatan ini tengah memasuki tahapan penting dalam hal pembiayaan.

"Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme Pinjaman Luar Negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan," ujar Rico saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (2/4).

Meski detail anggaran secara menyeluruh belum dipublikasikan secara rinci oleh pemerintah, informasi yang berkembang di kalangan pengamat pertahanan menyebutkan bahwa nilai kontrak kerja sama ini diperkirakan mencapai 15 miliar dolar AS atau setara dengan Rp251 triliun.

Diketahui, Indonesia dikabarkan berencana memboyong sebanyak 48 unit jet tempur canggih tersebut.

Brigjen Rico menjelaskan, bahwa proses akuisisi ini akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran negara serta kebutuhan mendesak TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.

Informasinya,jika sesuai jadwal, pengiriman perdana jet tempur ini akan dimulai pada tahun 2032 mendatang.

Adapun kehadiran KAAN di jajaran kekuatan TNI AU nantinya diharapkan tidak hanya sekadar menambah jumlah armada, tetapi juga memberikan lompatan teknologi yang signifikan bagi pertahanan Indonesia di kawasan regional.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati antara Kemenhan RI dengan Sekretariat Industri Pertahanan Turki (Savunma Sanayii Baskanligi/SSB) pada ajang pameran pertahanan internasional di Jakarta.