Wamen Ekraf Apresiasi Peluncuran Biografi Satya Widya Yudha

Foto: Istimewa

Pasardana.id – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menghadiri peluncuran buku biografi "Jejak Langkah Satya Widya Yudha Pengabdian Tanpa Batas" di Senayan, Jakarta, Jumat (10/4).

Acara yang diselenggarakan Listrik Indonesia Forum tersebut menjadi bagian dari diskusi bertajuk Indonesia Energy Outlook in The Midst of Global Politics Dynamics, dengan mengangkat isu penguatan ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.

"Kami mengapresiasi peluncuran buku ini. Di tengah tantangan energi global, dedikasi Bapak Satya Widya Yudha menjadi kompas moral dan intelektual yang sangat dibutuhkan. Ketahanan energi dan ekonomi kreatif adalah dua pilar yang saling mendukung stabilitas bangsa," Ujar Wamen Ekraf, seperti dilansir dari siaran pers, Minggu (12/4/2026).

Wamen Ekraf mengatakan, kisah perjalanan tokoh bangsa seperti Satya Widya Yudha di sektor strategis merupakan bagian dari kekayaan intelektual (IP) yang bernilai tinggi.

Perjalanannya berpotensi untuk diadaptasi ke berbagai subsektor kreatif, seperti film atau konten digital edukatif, guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

"Melalui biografi ini, kita belajar tentang integritas dalam menghadapi krisis global. Kami berharap buku ini memicu pelaku kreatif untuk mengemas isu-isu berat seperti transformasi energi menjadi karya yang mudah dicerna masyarakat," tambah Wamen Irene.

Sementara itu, Satya Widya Yudha menyampaikan, buku tersebut merekam perjalanannya di sektor energi dengan melintasi era tujuh presiden dan bekerja sama melalui sebelas Menteri ESDM.

Semua terangkum sejak ia berkarir sebagai profesional migas di perusahaan multinasional, legislator, hingga menjabat di Dewan Energi Nasional (DEN).

"Berbagi pengetahuan adalah jalan menuju keabadian, maka melalui buku ini saya ingin mewariskan catatan peristiwa penting dalam sejarah energi nasional termasuk perjuangan pembangunan LNG Tangguh di Papua agar dapat menjadi literasi yang bermanfaat bagi generasi mendatang," ujar Satya Widya Yudha.

Wamen Ekraf berharap momentum itu mendorong penulis dan penerbit Indonesia lebih produktif mendokumentasikan profil tokoh nasional untuk memperkaya literatur berkualitas.

Hal itu diharapkan berkontribusi pada kemajuan ekosistem perbukuan dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang mandiri secara energi dan kreatif melalui aksi nyata #KitaMulaiCaraBaru.

Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia; Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji; Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Muktarudin, serta Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman.