Kemarin, Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang

Foto : Youtube Sekretariat Presiden

Pasardana.id - Pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (IDX: VKTR) di Magelang, telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, pada siang hari ini, Kamis 9 April 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik VKTR,” ujarnya, dalam sambutannya.

Prabowo mengaku menyambut baik inisiatif yang telah diambil selama beberapa tahun yang lalu oleh keluarga dan kelompok usaha Bakrie Group.

Kata Presiden, bisnis ini memiliki visi yang sangat jelas untuk turut membangun bangsa Indonesia tengah bertransformasi mengubah penggunaan energi fosil menjadi energi terbarukan secara bertahap.

"Sebagai kelompok usaha, ingin ikut serta dalam industrialisasi. Industrialisasi adalah bagian akhir, ya, daripada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa. Industri tentunya ada berbagai-bagai tingkatan: industri dasar, industri menengah, habis itu industri yang sangat tinggi, dan sebagainya," imbuh dia. 

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam percepatan transformasi industri transportasi nasional menuju energi bersih.

Diketahui, pabrik tersebut merupakan fasilitas perakitan kendaraan listrik berbasis Completely Knocked-Down (CKD) pertama di Indonesia untuk segmen kendaraan komersial.

Fasilitas ini akan memproduksi bus listrik berukuran 12 meter dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen.

VKTR sendiri merupakan perusahaan yang bertransformasi dari bisnis distribusi kendaraan komersial menjadi produsen kendaraan listrik.

Berawal dari PT Bakrie Steel Industries yang berdiri pada 2007, perusahaan ini kemudian mengalihkan fokusnya pada elektrifikasi mobilitas dan resmi menjadi entitas publik setelah melantai di Bursa Efek Indonesia pada Juni 2023.

Langkah strategis ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan (EBT), khususnya di sektor transportasi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar.

Dalam pengembangannya, VKTR tidak hanya memproduksi bus listrik, tetapi juga berbagai kendaraan komersial lain seperti truk listrik, dump truck, hingga kendaraan pengangkut sampah berbasis listrik.

Perusahaan ini juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan BUMN.

Sepanjang operasionalnya, VKTR mencatat sejumlah capaian, antara lain pengiriman lebih dari 100 unit kendaraan listrik, jarak tempuh operasional lebih dari 11,5 juta kilometer, serta penghematan lebih dari 4,1 juta liter bahan bakar.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik tersebut diklaim telah menekan emisi karbon lebih dari 11.000 ton CO2.

Dari sisi efisiensi, penggunaan armada listrik juga menghasilkan penghematan biaya operasional hingga lebih dari Rp27,8 miliar, dengan tingkat keandalan tinggi tanpa kerusakan besar selama operasional.