See More
24 Oktober 2026, 09:04

24 Oktober 2026, 08:56

27 April 2026, 10:30

27 April 2026, 09:33

27 April 2026, 09:12

25 April 2026, 22:34
BPS|Inflasi|Badan Pusat Statistik|ekonomi
Oleh: Adi

foto: dok. PPID BPS
**Pasardana.id - **Perekonomian Indonesia pada Maret 2026 mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,48% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,95.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (1/4/2026), inflasi y-on-y tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Provinsi Aceh sebesar 5,31% dengan IHK sebesar 114,01 dan terendah terjadi di Provinsi Lampung sebesar 1,16% dengan IHK sebesar 110,32.
Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi di tingkat kabupaten/kota terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 6,30% dengan IHK sebesar 114,90 dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,69% dengan IHK sebesar 111,78.
BPS juga mengungkapkan adanya deflasi y-on-y di tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,3% dengan IHK sebesar 113,30.
Dengan data-data itu, tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Maret 2026 sebesar 0,41% sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Maret 2026 sebesar 0,94 persen.
Adapun tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Maret 2026 sebesar 2,52%; dengan inflasi m-to-m sebesar 0,13%; dan inflasi y-to-d sebesar 0,93%.