See More

22 Mei 2026, 16:36

22 Mei 2026, 16:00

22 Mei 2026, 15:42

22 Mei 2026, 15:30

22 Mei 2026, 15:12

22 Mei 2026, 14:49
Bank Indonesia|likuiditas perekonomian|uang beredar|uang beredar dalam arti luas (M2)|uang beredar dalam arti sempit (M1)
Oleh: Issa

Foto : istimewa
Pasardana.id - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Februari 2026.
Posisi M2 pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp10.089,9 triliun.
Menurut keterangan Bank Indonesia, Jumat (27/3/2026), angka itu tumbuh sebesar 8,7% (yoy), setelah pada Januari 2026 tumbuh sebesar 10,0% (yoy).
Bank Indonesia menjelaskan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4% (yoy) dan uang kuasi sebesar 3,1% (yoy).
Sementara perkembangan M2 pada Februari 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit.
Kemudian, tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 25,6% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2026 sebesar 22,6% (yoy).
Adapun penyaluran kredit pada Februari 2026 tumbuh sebesar 8,9% (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada bulan Januari 2026 sebesar 10,2% (yoy).