Manuver Apexindo (APEX): Terbitkan 218 Juta Saham Baru, Kreditor Sindikasi Luar Negeri Jadi Penerima
Oleh: Tri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – PT Apexindo Pratama Duta Tbk (IDX: APEX) menyampaikan informasi mengenai Rencana Pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa HMETD (Private Placement).
Melansir keterbukaan informasi BEI, Jumat (09/10) disebutkan, PMTHMETD dilakukan dengan menerbitkan sebanyak 218.090.317 saham baru seri B dengan nilai nominal Rp325,00 (tiga ratus dua puluh lima Rupiah) per saham (Saham-Saham Baru) yang penyetoran sahamnya dilakukan dengan mengkompensasikan hak tagih Kreditor Sindikasi Luar Negeri terhadap Perseroan.
“Jumlah saham tambahan yang akan dicatatkan adalah sebanyak 218.090.317 (dua ratus delapan belas juta sembilan puluh ribu tiga ratus tujuh belas) lembar saham baru seri B, dengan harga pelaksanaan Rp325,00 (tiga ratus dua puluh lima Rupiah) per lembar saham,” tulis Frieda Salvantina selaku Corporate Secretary PT Apexindo Pratama Duta Tbk.
Selanjutnya disebutkan, penentuan harga pelaksanaan PMTHMETD tersebut sesuai dengan ketentuan V.1.3 Lampiran II Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.
Adapun jadwal pelaksanaannya sebagai berikut:
Pelaksanaan PMTHMETD: 19 Oktober 2026
Pencatatan Saham-Saham Baru: 20 Oktober 2026
Pengumuman Hasil Pelaksanaan PMTHMETD: 21 Oktober 2026
Setelah pelaksanaan PMTHMETD, maka jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor Perseroan akan meningkat dari 3.546.466.661 (tiga miliar lima ratus empat puluh enam juta empat ratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh satu) saham, menjadi sebanyak 3.764.556.978 (tiga miliar tujuh ratus enam puluh empat juta lima ratus lima puluh enam ribu sembilan ratus tujuh puluh delapan) saham, yang terbagi dalam;
-Sebanyak 3.546.466.661 (tiga miliar lima ratus empat puluh enam juta empat ratus enam puluh enam ribu enam ratus enam puluh satu) saham seri A, dan
-Sebanyak 218.090.317 (dua ratus delapan belas juta sembilan puluh ribu tiga ratus tujuh belas) saham seri B.




