See More

22 Mei 2026, 14:49

22 Mei 2026, 14:43

22 Mei 2026, 14:28

22 Mei 2026, 14:28

22 Mei 2026, 13:47

22 Mei 2026, 13:33
CIMB Niaga|BNGA|PT Bank CIMB Niaga Tbk|program CSR|Community Link #JadiNyata 2024|kompetisi ide sosial
Oleh: Ribka

foto: istimewa
Pasardana.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) (IDX: BNGA) kembali menggelar kompetisi ide sosial Community Link#JadiNyata 2024 untuk mendorong inovasi dan partisipasi aktif masyarakat umum dalam mengatasi permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Program yang digiatkan sejak 2018 ini terus mendapat sambutan positif masyarakat dengan jumlah peserta yang terus meningkat.
Di tahun 2024 ini, CIMB Niaga menerima 528 ide sosial dari berbagai bidang, naik 30% dari 405 pendaftar tahun sebelumnya.
Setelah melalui berbagai tahap penilaian oleh CIMB Niaga dan tenaga ahli independen, yaitu; Direktur Business Incubator The Greater Hub Dr. Dina Dellyana, MBA, CBAP dan Chief of Community Development & Partnership Krealogi Hannah Keraf, diumumkan 3 (tiga) ide sosial sebagai pemenang.
Mereka adalah; Arka Irfani dari Bandung dengan ide Bell Living Lab, Cahyo Febri Wijaksono dari Surabaya yang mengangkat inovasi berupa Metasekerta, dan Siti Nurul Adhimiyati dari Bali yang mengusung ide Decoco Luminer.
Selanjutnya, tiga pemenang Community Link #JadiNyata 2024 akan memperoleh bantuan pendanaan dan pendampingan usaha oleh tenaga ahli selama setahun untuk merealisasikan ide sosialnya.
Selain itu, mereka juga akan mendapatkan mentoring dan coaching secara berkala, sehingga diharapkan pemenang bisa mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan menemukan solusinya.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei mengungkapkan, Community Link#JadiNyata 2024 merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan sebagai wujud konsistensi CIMB Niaga dalam berperan aktif membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan No.8 yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua.
Selamat berkolaborasi bersama CIMB Niaga untuk tiga pemenang ide sosial terbaik dan terima kasih untuk seluruh peserta yang berpartisipasi mengirimkan ide sosialnya. Program ini bukan sekadar kompetisi, lebih dari itu merupakan upaya bersama untuk turut berkontribusi membangun bangsa melalui bidang kewirausahaan sosial. Kami optimis program ini membawa dampak positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, ujar Fransiska seperti dilansir dalam siaran pers, Senin (09/12/2024).
Diketahui, sejak 2018 hingga 2024, Program Community Link #JadiNyata telah melahirkan 21 pemenang terbaik yang mengusung beragam ide sosial inovatif.
Dengan dukungan CIMB Niaga, sebagian besar pemenang telah berhasil mewujudkan dan mengembangkan ide sosialnya sehingga membawa dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya.
Berikut ini Profil 3 Ide Sosial Terbaik 2024:
Arka Irfani (Bell Living Lab)
Program Bell Living Lab berupaya mengatasi permasalahan limbah dari industri
kopi. Melalui ide sosial ini, Arka Irfani mengembangkan alat produksi biochar
sebagai bagian dari upaya mentransformasi limbah kulit kopi dari kelompok tani
di Cilengkrang, Kabupaten Bandung, menjadi berbagai furnitur berkelanjutan.
Program ini bisa mengurangi limbah sekaligus memberdayakan masyarakat kelompok
tani kopi.
Cahyo Febri Wijaksono (Metasekerta)
Inovasi Metasekerta berupaya mengembangkan action-adventure game bertema
kesenian Wayang Wong untuk mengoptimalkan Culture-Based Learning. Game ini
menjawab permasalahan masih kurang relevannya media dan aktivitas pembelajaran
budaya yang selama ini digunakan di sekolah. Dengan menggunakan teknologi
digital terkini yang dikembangkan, diharapkan pembelajaran berbasis budaya
semakin efektif dan diminati generasi muda.
Siti Nurul Adhimiyati (Decoco Luminer)
Decoco Luminer merupakan inovasi lampu ramah lingkungan dari batok kelapa
dengan memanfaatkan panel surya. Program yang dikelola Siti Nurul Adhimiyati
ini memberdayakan pengrajin lokal di Desa Tampaksiring, Bali, dengan
meningkatkan nilai ekonomi limbah batok kelapa. Selain itu, inovasi ini
mendukung keberlanjutan dengan memanfaatkan sumber energi untuk pencahayaan
dari panel surya.