Dukung Pembangunan Berkelanjutan, LPKR Gabung United Nations Global Compact

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Lippo Karawaci Tbk (IDX: LPKR), perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, telah memberikan komitmennya dalam United Nations (UN) Global Compact per Agustus 2022.

Hal itu secara resmi memperlihatkan dukungan Perusahaan dalam percepatan agenda keberlanjutan PBB, sejalan dengan upaya Perusahaan untuk unggul dalam penerapan prinsip ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) di sektor real estat dan kesehatan Indonesia.

CEO LPKR, John Riady mengatakan, saat ini, Lippo Karawaci bergerak dengan visi kolektif yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan setiap individu yang perusahaan layani – baik itu konsumen, komunitas yang berada di wilayah operasi perseroan, ataupun karyawan.

"Kami telah membuat langkah signifikan untuk menanamkan prinsip-prinsip keberlanjutan yang dianjurkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kebijakan dan praktik bisnis kami. Selain itu, kami telah menerapkan SDGs PBB ke dalam Kerangka Keberlanjutan, aktif mendukung agenda Pembangunan Berkelanjutan Indonesia tahun 2030, dan membukukan kinerja ESG kami dalam Laporan Keberlanjutan tahunan Perusahaan," ungkap John, seperti dilansir dari siaran pers, Selasa (30/8/2022).

Penandatanganan UN Global Compact menjadi bukti resmi komitmen perusahaan untuk mempercepat upaya keberlanjutan dan meningkatkan akuntabilitas Perusahaan kedepannya.

LPKR percaya bahwa langkah tersebut memiliki pengaruh penting dalam membangun budaya tanggung jawab dan keberlanjutan Perusahaan yang kuat dan pada akhirnya dapat memberikan dampak positif kepada seluruh pemangku kepentingan LPKR di seluruh Indonesia.

"Kami sangat bangga telah menjadi bagian dari inisiatif global ini dan juga mendukung Indonesia Global Compact Network. Kami berharap untuk dapat berperan aktif dalam memajukan agenda Pembangunan Keberlanjutan PBB di Indonesia," tambah John.

Sebagai inisiatif tanggung jawab perusahaan terbesar di dunia, UN Global Compact memiliki tujuan untuk menggerakkan perusahaan dan organisasi di seluruh dunia untuk mendukung Sepuluh Prinsip (The Compact’s Ten Principles) di bidang hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan anti-korupsi.

Selain itu, UN Global Compact juga mengambil tindakan strategis untuk memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB.

Perusahaan bergabung dalam jaringan global dengan lebih dari 15.000 penandatangan yang tersebar di lebih dari 160 negara.