Beban Bunga Tekan Rugi Hutama Karya Jadi Rp2,4 Triliun Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Hutama Karya mencatatkan rugi tahun berjalan senilai Rp2,408 triliun pada tahun 2021, atau membengkak 18,38 persen dibandingkan tahun 2020 yang menyentuh Rp2,034 triliun.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit perusahaan kontruksi BUMN itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/4/2022).

Jelasnya, pendapatan turun menjadi Rp20,484 triliun karena pendapatan jasa konstruksi jalan tol anjlok sedalam 35,16 persen, yang tersisa Rp11,861 triliun.

Namun pendapatan jasa konstruksi naik 135 persen menjadi Rp4,799 triliun.

Senada, pendapatan pengoperasian jalan tol naik  34,45 persen menjadi Rp2,739 triliun.

Menariknya, Hutama Karya dapat menekan beban pokok sedalam 15,42 persen menjadi Rp18,133 triliun, sehingga laba kotor naik 22,76 persen menjadi Rp2,351 triliun.

Sayangnya, biaya keuangan membengkak 24,27 persen menjadi Rp3,174 triliun yang dipicu bunga pinjaman yang membumbung 21,26 persen menjadi Rp2,971 triliun.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 15,78 persen menjadi Rp132,91 trliun yang ditopang tambahan penyetoran modal negara sebesar 153 persen menjadi Rp19 triliun.