Right Issue Disetujui, BRMS Kian Mulus Bangun Pengolahan Emas Berkapasitas 2000 Ton

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bumi Resources Minerals Tbk (IDX: BRMS), Jumat (06/8) siang ini, menyetujui rencana Penawaran Umum Terbatas II Dalam Rangka Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau right issue serta rencana Penerbitan Waran beserta penerbitan saham hasil konversi Waran.

Direktur BRMS, Herwin W. Hidayat mengatakan, dana hasil right issue tersebut untuk mendanai pengembangan proyek tambang emas perseroan di Gorontalo, Sulawesi. 

“Pertama, untuk membangun 1 pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitas 2.000 ton bijih per hari dan untuk membangun fasilitas pendukung proyek tambang,” papar Herwin kepada media, Jumat (6/8/2021).

Selain itu, jelas dia, dana hasil right issue untuk mendukung aktifitas pengeboran di beberapa prospek emas untuk menambah jumlah cadangan bijih emas di lokasi tambang Motomboto, Gorontalo.

“Kami percaya bahwa perusahaan dapat merealisasikan beberapa keuntungan dari pengembangan proyek tambang emasnya di Gorontalo,” kata dia.

Ia menambahkan, ketersediaan pabrik pengolahan bijih emas akan memungkinkan perusahaan untuk memulai produksi emasnya secara komersial dari lokasi tambang emas Motomboto di Gorontalo.

“Produksi emas secara komersial ini akan berdampak positif terhadap kinerja penjualan dan laba bersih,” kata dia.