Bantu Penanganan Covid-19, Antam Sumbang Tabung dan Regulator Oksigen

Foto : istimewa

Pasardana.id - Sebagai upaya untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) (IDX: ANTM) membagikan sebanyak 178 tabung oksigen dan 50 regulator oksigen yang disalurkan ke Rumah Sakit dan Puskesmas.

"Dalam kondisi ini, Rumah Sakit, Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan mulai kewalahan menangani pasien akibat kesulitan akses oksigen. Diharapkan dengan pendistribusian tabung oksigen dan regulator di sekitar wilayah operasi perusahaan, dapat membantu pemenuhan kebutuhan oksigen dan regulator bagi pasien yang membutuhkan," kata Sekretaris Perusahaan Antam, Yulan Kustiyan dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Yulan menyebut, saat ini pendistribusian tabung oksigen dilakukan Antam di beberapa wilayah seperti Kalimantan Barat sebanyak 88 tabung 6m3, Kabupaten Bogor sebanyak 10 tabung 6m3, Halmahera Timur sebanyak 10 tabung 6m3.

"Kami juga menyalurkan 70 tabung 60m3 serta 50 regulator untuk di wilayah Kolaka dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara," tambahnya.

Ia melanjutkan, penyaluran tabung oksigen yang dilakukan Antam dimulai sejak 19 Juli 2021 dengan bekerjasama dengan key stakeholder seperti Satgas COVID-19, Puskesmas, Rumah Sakit maupun Universitas. 

"Strategi penyaluran dengan key stakeholder ini dirasa efektif karena dapat mendukung pencapaian tujuan Pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan tabung oksigen," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah BUMN lain juga turut menyalurkan tabung oksigen saat pasokan alat medis ini tengah langka.

Pertamina Group mengalokasikan infrastrukturnya untuk memperlancar alokasi dan distribusi oksigen ke lokasi-lokasi yang membutuhkan.

Selain itu, Pertamina melalui PGN juga memberikan bantuan dan oksigen. Pupuk Indonesia Group sudah mengirimkan total 96,73 ton oksigen ke rumah sakit yang ada di Jakarta, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Krakatau Steel yang memiliki alokasi oksigen yang cukup besar di mana selama ini digunakan sebagai bagian proses produksi baja, segera dialihkan untuk membantu ketersediaan oksigen di rumah sakit.

"BUMN bergerak cepat di segala lini. Ini terutama untuk membantu ketersediaan oksigen. Beberapa perusahaan BUMN sudah menyalurkan oksigen ke sejumlah wilayah yang membutuhkan," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir.