Indeks Kospi Naik 0,20 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 6,50 poin, atau sekitar 0,20 persen, pada Selasa (15/6/2021), menjadi 3.258,63.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,7 miliar saham senilai 14,5 triliun won atau sekitar US$13 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 443 berbanding 399.

Angka indeks berakhir rekor untuk sesi kedua beruntun jelang berlangsungnya pertemuan Federal Reserve Amerika Serikat. Peningkatan indeks Kospi terbatasi tekanan valuasi.

“The Fed diperkirakan tidak akan mengambil langkah hawkish dalam pertemuan FOMC. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS turun ke angka 1,5 persen dan saham pertumbuhan mengalami rebound,” jelas Park Sang-Hyun, analis HI Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 154 miliar won dan 43 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 198 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,5 persen dan 1,18 persen. Saham perusahaan internet Naver tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan Saham Kakao melonjak 1,4 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing turun 0,42 persen dan 0,85 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics merosot 1,29 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.117 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,05 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 67,20 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 7.379,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Thailand dan Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 33,19 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 3.556,56. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melorot 203,60 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 28.638,53.