Program Go Green, Dua BUMN Bangun Fasilitas Pengelolahan Limbah

Foto : istimewa

Pasardana.id - Dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Surveyor Indonesia (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (IDX: ADHI) bekerja sama membangun fasilitas pengelolaan limbah di Kawasan Industri Medan.

Fasilitas pengelolaan limbah ini, merupakan yang pertama di Pulau Sumatera dan telah diresmikan pada pada Kamis (25/11/2021) lalu oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.

Direktur Utama PTSI menyatakan, fasilitas laboratorium pengujian limbah B3 Surveyor Indonesia sepenuhnya siap beroperasi.

"Guna meningkatkan proses bisnis dari kedua belah pihak menjadi lebih terintegrasi, Surveyor Indonesia akan memberikan jasa laboratorium uji dan juga monitoring lingkungan dalam pelayanan yang menyeluruh khususnya dalam area kerjasama pengelolaan limbah," kata Haris, Minggu (28/11).

Dijelaskan Haris, kerja sama ini merupakan perwujudan salah satu bentuk sinergi BUMN dalam mendukung percepatan program Go Green dari Pemerintah Republik Indonesia.

FPLT Kawasan Medan Tahap I yang dibangun ini terdiri dari empat FPLT yang memiliki unit incinerator dengan kapasitas 24 ton/hari, IPAL B3 dengan kapasitas 200 M3 per hari.

Selain itu, tempat Pengumpulan Sementara Limbah seluas 800 M2, fasilitas pemanfaatan limbah B3, fasilitas laboratorium lingkungan, serta fasilitas pelatihan sertifikasi keahlian lingkungan.

Ditambahkan, nota kesepahaman didasari oleh upaya dalam mewujudkan pembangunan Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah di Indonesia.

"Ini merupakan komitmen kolaborasi BUMN dalam demi mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan mendukung arahan Program Pemerintah untuk Indonesia Bebas Limbah 2050," tandasnya.