Uber Berhentikan 3.000 Karyawan

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan jaringan transportasi Amerika Serikat Uber Technologies pada Selasa (19/5/2020) mengumumkan rencana drastis untuk mempertahankan keberlangsungan di tengah merebaknya pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir BBC News, Uber akan memberhentikan 3.000 karyawan, sehingga total karyawan yang dilepas dalam beberapa pekan terakhir mencapai sekitar seperempat jumlah karyawan Uber sebelumnya.

Uber juga menutup atau mengkonsolidasikan 40 kantor yang dimilikinya, serta meminimalisir laboratorium kecerdasan buatan.

“Kami harus bisa mempertahankan kelangsungan perusahaan tanpa menggantungkan suntikan modal atau pun investor baru,” kata CEO Uber Dara Khosrowshahi.

Jumlah pengguna layanan Uber turun 80 persen bulan lalu, ketika lockdown berlangsung di AS dan Kanada.