Angkasa Pura II Akui Penurunan Jumlah Penumpang Paska Work From Home

Foto : istimewa

Pasardana.id - Sejak pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah, PT Angkasa Pura II mencatat penurunan pergerakan penumpang pesawat dalam 14 hari terakhir di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma.

"Jika melihat data pada periode 14 hari work from home dan stay at home atau pada 16-29 Maret 2020, terjadi tren penurunan pergerakan penumpang pesawat di Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma, menandakan masyarakat merespons baik himbauan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II, Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (30/3).

Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta yang merupakan provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia dihimbau untuk mengurangi bepergian dengan pesawat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma.

Awaluddin mengemukakan, pada tujuh hari pertama periode imbauan pemerintah pada 16-22 Maret, jumlah pergerakan penumpang pesawat rute domestik di Soekarno-Hatta tercatat 763.633, dan pada tujuh hari berikutnya (23-29 Maret) menjadi 500.080 atau turun 34,51 persen.

Sementara itu, pergerakan pesawat turun 34,22 persen dari 6.069 pergerakan menjadi 3.992 pergerakan.

Sedangkan di Halim Perdana Kusuma, pada 16-22 Maret jumlah penumpang rute domestik tercatat 86.653 penumpang, dan mengalami penurunan 35,07 persen menjadi 56.265 penumpang pada tujuh hari berikutnya.

Pergerakan pesawat juga mengalami penurunan 18,82 persen atau dari 1.217 pergerakan menjadi 988 pergerakan.

"Pergerakan pesawat masuk ke Jakarta lebih tinggi dibandingkan dengan keluar Jakarta. Data juga menyatakan bahwa penumpang yang keluar Jakarta, akan segera kembali ke Jakarta," katanya.

Dilihat dari top 10 destinasi favorit, penerbangan yang meninggalkan Jakarta jumlahnya imbang dengan penerbangan yang datang di Jakarta. 

Adapun top 10 destinasi rute domestik dari Soekarno-Hatta adalah; Medan, Palembang, Padang, Pontianak, Semarang, Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan dan Ujung Pandang.

"Indikasinya adalah pesawat yang datang ke Jakarta itu membawa kembali penumpang yang sebelumnya meninggalkan Jakarta," tandasnya.