Bos BNP Paribas AM : Peluang Investasi Masih Tersedia

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Baru-baru ini, PT. BNP Paribas Asset Management (PT. BNP Paribas AM) merilis market outlook-nya untuk tahun 2021.

Bertemakan “The Great Instability”, PT BNP Paribas AM menelaah bagaimana faktor-faktor seperti pandemi COVID-19 yang berlangsung sepanjang tahun 2020, politik, ekonomi, perubahan iklim, dan faktor sosial secara bersamaan menciptakan besarnya ketidakpastian, yang kemudian membawa dampak terhadap pasar keuangan sekaligus peluang investasi bagi investor.

“Investasi dan inovasi membutuhkan komitmen dan analisa menyeluruh atas dinamika pasar. Bagi kami di BNP Paribas Asset Management, yang lebih penting lagi adalah menjunjung tinggi etos penelaahan menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi. Untuk itu, kami percaya bahwa solusi investasi yang berkelanjutan dalam jangka panjang dapat membantu investor untuk mendapatkan manfaat dari lanskap investasi pada kondisi yang terus berubah,” ungkap Priyo Santoso, Presiden Direktur PT. BNP Paribas AM dalam siaran pers, Selasa (08/12).

Menurut Priyo, dampak COVID-19 menunjukkan kondisi pasar dan ekonomi yang paling rentan sejak krisis keuangan global di tahun 2008 lalu.

Namun, ia berpendapat, bahwa peluang investasi masih tersedia meskipun terjadi pergerakan yang sangat fluktuatif di pasar.

“Perkembangan vaksin COVID-19 belakangan menjadi berita yang cukup menggembirakan bagi pasar; dan berpotensi menjadi ‘game changer’ untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kami percaya bahwa prospek makro Indonesia masih positif jika melihat kondisi current account deficit yang menyempit, tingkat inflasi yang terus rendah, serta tren melemahnya Dolar AS. Selain itu, dengan mempertimbangkan APBN 2021 yang lebih berfokus pada pertumbuhan ekonomi, dampak positif dari kerangka Omnibus Law bagi industri secara sektoral, serta pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, seharusnya bisa membuka jalan bagi pemulihan ekonomi di Indonesia secara bertahap,” jelasnya lagi.

“Namun, kami juga perlu mengingatkan investor untuk senantiasa menyesuaikan profil risiko dengan tujuan investasi mereka; dan menerapkan pendekatan diversifikasi sebelum mengambil keputusan investasi,” sambung Priyo.

BNP Paribas AM sendiri, kata Priyo, senantiasa berkomitmen untuk memberikan solusi investasi yang inovatif dan berkelanjutan (sustainable) bagi para investor demi membantu investor menangkap peluang investasi di tengah kondisi pasar yang dinamis dan cenderung terus berubah.

Beberapa strategi yang telah tersedia, antara lain adalah; melalui reksa dana obligasi, Reksa Dana BNP Paribas Prima II, yang memungkinkan investor memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi Indonesia.

Selain itu, PT. BNP Paribas AM juga mengelola Reksa Dana Syariah BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD yang memberikan akses bagi investor ke pasar saham di China, dengan eksposur ke sektor dan tema yang belum tersedia di pasar domestik, sehingga menambah kesempatan bagi investor Indonesia untuk mendiversifikasikan portofolionya.