See More

22 Mei 2026, 20:32

22 Mei 2026, 20:21

22 Mei 2026, 19:26

22 Mei 2026, 17:28

22 Mei 2026, 16:56

22 Mei 2026, 16:42
IPO|BEI|initial public offering|PT Bursa Efek Indonesia|emiten pendatang baru|PT Panca Mitra Multiperdana Tbk|PMMP|sektor konsumen berbasis ekspor|pengolahan udang
Oleh: Dadag

Foto : istimewa
Pasardana.id-PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan yang bergerak di sektor konsumen berbasis ekspor, khususnya pada sektor pengolahan udang resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia hari ini, Jumat (18/12) melalui skema Penawaran Umum Perdana Saham atau initial public offering (IPO).
Emiten berkode saham PMMP ini tercatat menjadi perusahaan tercatat ke 50 sepanjang tahun 2020 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama PMMP, Martinus Soesilo
menyampaikan, langkah IPO ini merupakan langkah besar bagi Perseroan dan
menjadi bukti komitmen Perseroan kepada para stakeholders dan rekanan usaha
Perseroan.
Selain itu, langkah IPO ini juga merupakan
langkah Perseroan untuk melakukan ekspansi usaha yang bertujuan untuk
peningkatan
kinerja Perseroan, terutama melalui pembangunan konstruksi pabrik baru (pabrik
ke-8), untuk meningkatkan kapasitas produksi Perseroan dan juga untuk menambah
varian produk yang akan dipasarkan Perseroan.
Pembangunan pabrik ke-8 kami, rencananya kami akan mulai di Januari 2021. Lahannya pun sudah kami siapkan, sehingga kami dapat langsung memulai pembangunannya pada bulan depan, beber Martinus, dilansir dari siaran pers, Jumat (18/12).
Disebutkan, PMMP menawarkan sebanyak
353.000.000 saham, atau setara 15,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh
dengan
harga penawaran sebesar Rp336 per saham.
Melalui Penawaran Umum ini, PMMP meraup dana sekitar Rp118,6 Miliar, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp790 miliar.
Pada perhelatan IPO ini, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk menunjuk PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Rencananya, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk akan menggunakan sekitar 66,50% dana segar untuk belanja modal Perseroan berupa pembangunan konstruksi pabrik baru (pabrik ke-8), serta pembelian mesin beserta fasilitas penunjangnya untuk meningkatkan produksi pre-fried breaded product, dan sisanya sekitar 33,50% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan yang akan digunakan untuk pembelian bahan baku udang dan bahan baku pelengkap untuk produksi produk Perseroan.
Di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, PT Panca Mitra Multiperdana
Tbk
mampu menghasilkan kinerja yang ciamik, dengan kenaikan volume penjualan
sebesar 14% (YoY Juni 2020).
Selain itu, penjualan Perseroan mencapai US$83 juta pada Juni 2020, atau naik sebesar US$9,3 juta atau 12,6% dari penjualan Juni 2019 yang tercatat pada US$74 juta.
Pencapaian tersebut mampu membuktikan kemampuan Perseroan untuk menjalankan strategi usaha Perseroan dan menghadapi tantangan selama pandemi COVID-19.